UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)DI SMU ICLAMIC CENTRE MUHAMMADIYAH PACET JAWA BARAT

Fauziah, Luluk and Za, (2002) UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)DI SMU ICLAMIC CENTRE MUHAMMADIYAH PACET JAWA BARAT.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pada SMU Iclamic Centre Muhammadiyah Pacet Jawa Barat didalam pengelolaannya terdapat banyak keluhan-keluhan dari siswa terhdp sarana prasarana, guru dan proses belajar mengajar. Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan jumlah siswa rata-rata 30 sampai 50 siswa pertahun dengan jumlah siswa sebesar 250 sampai 300 siswa pertahun. Sehingga diperlukan suatu langkah upaya peningkatan mutu pendidikan dengan memenuhi kebutuhan siswa. Sedangkan yang dimaksud dengan peningkatan mutu pendidikan adalah peningkatan kemampuan sekolah dalam mengelola secara operasional dan efisien terhadap komponen-komponen yang berkaitan dengan sekolah sehingga menghasilkan nilai tambah terhadap komponen tersebut dalam memenuhi kebutuhan siswa. Adapun yang dimaksud dengan komponen-komponen yang berkaitan dengan sekolah adalah : siswa, guru, pembina atau pengelola sekolah, sarana prasarana, dan proses belajar mengajar. Salah satu metode untuk menganalisa kebutuhan siswa adalah Quality Function Deployment yang merupakan suatu alat untuk merancang suatu proses sebagai tanggapan terhadap kebutuhan siswa dan menerjemahkan apa yang dibutuhkan oleh siswa menjadi apa yang dihasilkan sekolah dengan mempetimbangkan kemampuan siswa yang dimiliki sekolah tersebut. Variabel Quality Function Deployment dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di SMU Iclamic Centre Muhammadiyah Pacet Jawa Barat :- Data Kualitatif yang didapat dari hasil interview denan responden adalah siswa lembaga tersebut dengan jumlah responden sebesar 75 siswa yang ditabelkan alam bentuk Voice of Customer Table dan dikelompokkan berdasarkan kesamaannya untuk mendapatkan kebutuhan siswa yang sebenarnya.- Data Kuantitatif (Planning Matrix) didapat dari hasil penyebaran kuesioner dengan responden adalah siswa dan alumni dari lembaga tersebut dengan jumlah responden sebesar 75 siswa yang menghasilkan data Importance to Customer, Competitive Assessment, Sales Point yang menunjukkan tingkat kepentingan tiap-tiap kebutuhan siswa dan menunjukkan kinerja lembaga penidikan tersebut dengan lembaga pendidikan pesaing yaitu SMU Darul Arqom Garut dan SMU Al-Muthohari Bandung dalam memenuhi kebutuhan siswa- Respon Teknis menunjukkan bagaimana lembaga pendidikan memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan siswa yang terletak pada diagram affinitas terhadap jasanya- Relation Matrix menunjukkan hubungan antar masing-masing Respon Teknis (Solusi) yang ada- Korelasi Teknis menentukan hubungan yang terjadi antar masing-masing Suara Siswa dengan Respon Teknis- Rekayasa Teknis yang menunjukkan tingkat prioritas Respon Teknis yang harus dilakukan oleh lembaga pendidikan tersebut. Dari hasil analisa data dapat diketahui bahwa suara siswa yang menjadi prioritas untuk dipenuhi adalah tempat untuk lab fisika. Dari hasil penggambaran rumah kualitas dapat diketahui Respon Teknis yang harus diprioritaskan adalah memenuhi kebutuhan guru dan siswa. Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh SMU Iclamic Centre Muhammadiyah Pacet Jawa Barat untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah sebanyak 74 langkah yang tercantum dalam lampiran J.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Industrial Engineering > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:38
Last Modified: 16 Nov 2016 07:38
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3820

Actions (login required)

View Item View Item