Telah Dicapai Kesepakatan antara Pelangi dan Unocal North Sumatra Geothermal

Purnama Sari, Intan (2002) Telah Dicapai Kesepakatan antara Pelangi dan Unocal North Sumatra Geothermal.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pelangi bersama dengan Unocal North Sumatra Geothermal akan bekerjasama dalam sebuah proyek percontohan CDM di Sumatra UtaraJakarta, 7 Oktober 2002 - Pada hari Selasa lalu (1/10), Pelangi menandatangani kesepakatan atau MoU dengan Unocal North Sumatra Geothermal Ltd. (UNSG) untuk proyek pengembangan panasbumi Sarulla sebagai sebuah pilot project CDM (Clean Development Mechanism) yang dikelola oleh UNSG. Proyek panasbumi Sarulla dilaksanakan melalui Kontrak Operasi Bersama (KOB) antara UNSG dengan PERTAMINA dan Kontrak Jual Beli Energi dengan PERTAMINA dan PLN yang ditanda tangani pada tahun 1993. Proyek tersebut baru saja menjadi salah satu proyek yang dapat diteruskan setelah beberapa lama tertunda berkaitan dengan krisis ekonomi di Indonesia. Pembangunan proyek tersebut dikategorikan sebagai proyek CDM karena disamping membantu untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumatra Utara, proyek tersebut memanfaatkan energi terbarukan yang bersih lingkungan yang dapat menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK), serta dapat menghemat penggunaan energi fosil. Bentuk kerja sama yang terdapat pada MoU antara Pelangi dan UNSG ini meliputi penyiapan dan penyusunan dokumen yang disyaratkan oleh sebuah proyek CDM. Dengan ditandatanganinya MOU ini, Pelangi berkewajiban untuk membantu pihak UNSG, terutama dalam hal penyiapan dokumen tersebut. Perlu diperhatikan bahwa dalam kerjasama ini Pelangi tidak menerima dana dari Unocal."Selain membantu menyiapkan dokumen, Pelangi nantinya akan memfasilitasi proses partisipasi publik dalam pilot project CDM ini, sebagaimana yang disyaratkan dalam sebuah proyek CDM," ujar Agus P. Sari selaku Direktur Eksekutif Pelangi. Partisipasi publik sangatlah diperlukan untuk menjamin agar proyek CDM berdampak positif terutama bagi masyarakat lokal, baik secara ekonomi, sosial maupun lingkungan, sehingga pembangunan berkelanjutan dapat terlaksana.Di Indonesia, selain proyek Sarulla, yang diajukan sebagai proyek percontohan CDM lainnya adalah proyek penurunan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari kendaraan bus umum di daerah Yogyakarta. Adapun pemilik proyek ini adalah Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta, Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gajah Mada, dan Kopata (Koperasi Angkutan Penumpang Yogyakarta). Proyek percontohan CDM di Yogyakarta ini merupakan upaya untuk meningkatkan sistem transportasi publik Yogyakarta dengan menggunakan mesin yang lebih bersih dan effisien bagi 200 armada bus Kopata. MoU untuk proyek percontohan transportasi publik Yogyakarta telah lebih dahulu ditandatangani, yaitu pada bulan Mei 2002 yang lalu."Melalui proyek percontohan CDM ini, Pelangi berhak untuk mendapatkan informasi yang relevan dari proses penyusunan dokumen proyek CDM tersebut", ujar Agus P. Sari selaku direktur eksekutif Pelangi. "Semua informasi ini nantinya akan diberikan kepada publik, terutama kepada pemerintah dan swasta yang berminat untuk turut mengembangkan proyek CDM", tambah Agus P. Sari.Kedua proyek ini terpilih sebagai proyek percontohan dari 7 kandidat proyek lainnya berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh tim SSN (South South North) dari 4 negara berkembang (Indonesia, Bangladesh, Brazil, Afrika Selatan). Proses seleksi ini menitikberatkan pada sejauh mana kontribusi proyek CDM terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia dilihat dari aspek lingkungan, ekonomi, sosial, dan adanya transfer teknologi.Contact Person:Agus P Sari, apsari@pelangi.or.id, telp. di Pelangi, 62 (21) 573-5020, 571-9360, 571-9361Olivia, olivia@pelangi.or.id, telp. di Pelangi, 62 (21) 573-5020, 571-9360, 571-9361Armely Meiviana, mel@pelangi.or.id, telp. di Pelangi, 62 (21) 573-5020, 571-9360, 571-9361Catatan untuk editor:Mekanisme pembangunan bersih atau lebih dikenal dengan CDM (Clean Development Mechanism) adalah salah satu mekanisme yang terdapat pada Protokol Kyoto, pasal 12. Mekanisme ini merupakan salah satu cara yang dapat digunakan oleh negara Annex I (negara maju) untuk menurunkan emisi gas rumah kacanya sesuai target yang telah ditentukan di dalam Protokol Kyoto. Melalui CDM, negara maju dapat mengembangkan sebuah proyek di negara berkembang, dimana proyek ini harus terbukti dapat menurunkan gas rumah kaca. Keuntungan lain dari CDM adalah membantu negara berkembang dalam hal efisiensi energi, pengurangan polusi dan pencegahan polusi dari sektor industri dan transportasi sehubungan guna menerapkan pembangunan berkelanjutan, serta memungkinkan adanya transfer teknologi dari negara maju. Dari proyek CDM ini akan dihasilkan sebuah sertifikat CER (certified emission reduction) yang dihitung berdasarkan emisi yang berhasil diturunkan melalui proyek CDM tersebut. Kredit ini kemudian akan digunakan untuk memenuhi target negara Annex I yang bersangkutan untuk memenuhi target mereka di dalam Protokol Kyoto.Pelangi dalam pengembangan proyek percontohan CDM ini bertindak sebagai SSN Office di Indonesia. SSN atau South-south North merupakan kerja sama antara negara-negara selatan atau negara berkembang (Southern countries) untuk mengembangkan pilot project di negara-negara tersebut. Proyek SSN bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dalam melaksanakan mekanisme CDM di 4 negara berkembang (Afrika Selatan, Bangladesh, Brazil dan Indonesia). SSN ini bertujuan agar terjalin kerja sama yang lebih erat antar negara berkembang melalui tukar informasi, pengalaman, teknologi pelaksanaan CDM dalam rangka menghadapi perubahan iklim dan pemanasan global demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.Proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi Sarulla yang sedang dikembangkan oleh UNSG di mempunyai kontrak pengoperasian bersama (JOC-Joint Operating Contract) dengan Pertamina dan kontrak penjualan energi (ESC-Energy Sales Contract) dengan PLN dan Pertamina.- ip

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JKPKJPLH > Perpustakaan PELANGI Indonesia > Press Release
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3966

Actions (login required)

View Item View Item