PENGARUH BIAYA SOSIAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PEUSAHAAN MANUFAKTUR YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)

Ma Amp, Muhammad and Ruf, (2002) PENGARUH BIAYA SOSIAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PEUSAHAAN MANUFAKTUR YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian empiris pada perusahaan manufaktur yang Listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan judul “Pengaruh Biaya Sosial terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ)”.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biaya sosial terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur.Dalam penelitian ini penulis mengambil hipotesis, yaitu: bahwa diduga terdapat pengaruh biaya sosial terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur yang Listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah ada pengaruh biaya sosial terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur menggunakan regresi berganda, uji R2, uji F, dan uji t.Hasil perhitungan dengan alat regresi berganda adalah: Y= -0,351 4,184E-02 Log X1 1,664 E-3 Log X2 9,116E- Log X3-6,44E Log X4. Dari hasil uji R2 adalah sebesar 49,8% yang berarti variabel terikat dapat dijelaskan cukup bagus oleh variabel bebas.Dari hasil uji Fhitung sebesar 3,961 sedangkan F tabel sebesar 3,01 yang berarti Fhitung > Ftabel ini dapat dijelaskan variabel bebas secara bersamaan mempengaruhi variabel terikat dan; Dari hasil uji t adalah variabel biaya pemantauan lingkungan sebesar 0,001 variabel biaya pemantau produksi sebesar 0,807 variabel biaya kesejahteraan karyawan sebesar 0,349 dan biaya masyarakat di sekitar perusahaan sebesar 0,566 sedangkan ttabel sebesar 2,120 yang berarti hanya variabel biaya pemantauan lingkungan yang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel bebas (kinerja keuangan perusahaan) karena thitung lebih besar dari ttabel .Dari hasil analisis di atas penulis menyimpulkan bahwa biaya sosial terdapat korelasi dengan kinerja keuangan perusahaan, meskipun ada beberapa variabel yang korelasinya tidak signifikan.Berdasarkan kesimpulan diatas penulis mengimplikasikan bahwa sebaiknya penelitian akuntansi sosial lebih sering dilakukan dan untuk IAI memasukkan akuntansi sosial sebagai standart, karena belum adanya panduan yang diterima umum, sehingga pelaksanaannya masih sesuai dengan selera masyarakat bisnis kita.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4017

Actions (login required)

View Item View Item