EVALUASI PENGENDALIAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PADAPR. ADI BUNGSU DI MALANG

Mindarti, Tika (2002) EVALUASI PENGENDALIAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PADAPR. ADI BUNGSU DI MALANG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada PR. Adi Bungsu dengan judul “Evaluasi Pengendalian Biaya Tenaga Kerja Langsung Untuk Meningkatkan Efisiensi Pada PR. Adi Bungsu di Malang”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengendalian biaya tenaga kerja langsung pada PR. Adi Bungsu Malang dalam upaya meningkatkan efisiensi. Alat analisis yang digunakan untuk pengendalian biaya tenaga kerja langsung yaitu analisis varian. Varian yang timbul atas biaya tenaga kerja langsung ini dapat dibedakan kedalam dua unsur yaitu varian tarif upah dan varian efisiensi. Varian tarif upah terjadi karena perbedaan antara tarif upah sesungguhnya dengan tarif upah standar. Sedangkan varian efisiensi terjadi karena adanya perbedaan antara jumlah jam kerja sesungguhnya dengan jumlah jam kerja standar. Hasil perhitungan dengan menggunakan analisis diatas diperoleh hasil yaitu untuk varian tarif upah pada tahun 2000 sebesar Rp 15.049.564,5 dengan rata-rata 1,25% merupakan selisih tidak menguntungkan. Untuk varian efisiensinya sebesar Rp 19.424.560 dengan rata-rata 3,1% merupakan selisih tidak menguntungkan. Sedangkan varian tarif upah yang terjadi pada tahun 2001 sebesar Rp 6.698.940 dengan rata-rata 0,5% dan varian efisiensi sebesar Rp 10.763.088 dengan rata-rata 0,8% keduanya merupakan varian yang tidak menguntungkan. Berdasarkan hasil perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa pengendalian biaya tenaga kerja langsung yang terjadi belum dapat dikatakan efisien. Hal ini disebabkan kurangnya pengawasan, penentuan jam kerja standar yang didasarkan perkiraan secara langsung, kenaikan tarif upah, dan adanya jam lembur. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis menyarankan sebaiknya pihak perusahaan lebih meningkatkan pengawasan, penentuan jam kerja standar berdasarkan studi gerak dan waktu, mengadakan pelatihan kerja karyawan dan penentuan tarif upah sudah diperhitungkan dengan kemungkinan tarif upah yang berlaku saat penggunaan standar.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4019

Actions (login required)

View Item View Item