ANALISIS MARJIN KONTRIBUSI SEBAGAI ALAT PERENCANAAN PENJUALAN PRODUK PADA PERUSAHAAN TENUN PELANGI LAWANG-MALANG

Widyatmoko, Bambang (2002) ANALISIS MARJIN KONTRIBUSI SEBAGAI ALAT PERENCANAAN PENJUALAN PRODUK PADA PERUSAHAAN TENUN PELANGI LAWANG-MALANG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada Perusahaan Tenun “Pelangi” dengan judul “Analisis Marjin Kontribusi Sebagai Alat Perencanaan Penjualan Produk Pada Perusahaan Tenun Pelangi Lawang-Malang”.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perencanaan penjualan produk agar mendapat laba melalui analisis marjin kontribusi dan untuk memberi informasi target penjualan minimal dimasa yang akan datang yang harus dilakukan agar perusahaan mampu mempertahankan kegiatan operasionalnya.Alat analisis yang digunakan adalah mengidentifikasi dan memisahkan biaya-biaya berdasarkan variabelitasnya yaitu ke dalam biaya variabel, biaya tetap dan biaya semivariabel. Karena biaya semivariabel masih mengandung unsur-unsur biaya variabel dan biaya tetap, maka dapat dipisahkan menggunakan metode titik tertinggi dan terendah (high and low point method), menentukan harga pokok variabel, pembuatan laporan laba/rugi dengan menggunakan metode direct costing serta perhitungan marjin kontribusi untuk perencanaan penjualan produk. Selanjutnya analisis marjin kontribusi untuk perencanaan penjualan produk dibatasi pada kegunaannya sebagai penentu penjualan pada tingkat BEP dan grafik titik impas pendekatan marjin kontribusi serta marjin of safety untuk mengetahui tingkat keamanan penjualan terhadap kemungkinan penjualan yang mendekati titik impas.Hasil perhitungan dengan menggunakan analisis marjin kontribusi diperoleh besarnya marjin kontribusi masing-masing produk: untuk tetoron rayon sebesar Rp 166.733.947 dan cotton sebesar Rp 219.671.492 sedangkan marjin of safety untuk tetoron rayon Rp 406.215.648 dan cotton Rp 535.187.939 Dari hasil analisis marjin kontribusi tersebut maka dapat diketahui produk cotton memiliki marjin kontribusi yang tinggi dari tetoron rayon. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa untuk jenis cotton akan lebih menguntungkan. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan bahwa sebaiknya Perusahaan Tenun Pelangi Lawang meningkatkan produk cotton lebih besar dari pada produk tetoron rayon karena produk cotton memberikan kontribusi yang lebih besar.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4044

Actions (login required)

View Item View Item