BALANCED SCORECARD SEBAGAI DASAR PENILAIAN KINERJAPADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO)UNIT RENGEL CABANG TUBAN

Arfiana, Zunaida (2002) BALANCED SCORECARD SEBAGAI DASAR PENILAIAN KINERJAPADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO)UNIT RENGEL CABANG TUBAN.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Unit Rengel Cabang Tuban dengan judul “Balanced Scorecard Sebagai Dasar Penilaian Kinerja Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Unit Rengel Cabang Tuban”. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja dari BRI Unit Rengel apabila menggunakan metode Balanced Scorecard. Alat analisis yang digunakan dalam penerapan Balanced Scorecard, untuk perspektif keuangan menggunakan tolok ukur Return On Investment (ROI), Gross Profit Margin dan Growth Rate Revenue. Untuk perspektif pelanggan menggunakan tolok ukur Customer Retention, Customer Acquitition dan Customer Satisfaction. Perspektif proses Bisnis Internal menggunakan Manufacturing Cycle Efficiency (MCE) dan Quick to respond, sedangkan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menggunakan Employee Productivity dan Absenteeism. Berdasarkan hasil perhitungan dengan Balanced Scorecard, menunjukkan bahwakinerja BRI Unit Rengel cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari kinerja perspektif keuangan untuk Return on Investment dan Gross Profit Margin dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, sedangkan untuk Growth Rate Revenue untuk tahun 2000 mengalami penurunan yang cukup besar yaitu 35,72%. Untuk perspektif pelanggan dengan menggunakan tolok ukur Customer Retention untuk nasabah simpanan terus mengalami peningkatan dan nasabah pinjaman pada tahun 2001 mengalami penurunan. Number of New Customer untuk nasabah simpanan terus mengalami penurunan, sedangkan untuk nasabah pinjaman pada tahun 2000 mengalami penurunan. Untuk tolok ukur yang ketiga yaitu Customer Satisfaction menunjukkan hasil yang baik karena berdasarkan survei yang dilakukan diketahui bahwa nasabah merasa puas dengan pelayanan BRI Unit Rengel. Dalam perspektif proses bisnis internal dengan menggunakan Manufacturing Cycle Efficiency (MCE) dan Quick To Respond mengalami penurunan. Sedangkan pembelajaran dan pertumbuhan dengan menggunakan tolok ukur Absenteeism dan dan Employee Productivity menunjukkan hasil yang kurang baik karena dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Dari hasil analisa pada masing-masing perspektif dalam Balanced Scorecard menunjukkan bahwa kinerja BRI Unit Rengel cukup baik dan sampai saat ini BRI belum menerapkan Balanced Scorecard dan berdasarkan data yang ada memungkinkan untuk diterapkannya Balanced Scorecard dalam menilai kinerjanya. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya BRI Unit Rengel menerapkan Balanced Scorecard, karena metode ini tidak hanya melihat hasil akhir saja tetapi juga proses dalam memperoleh hasil tersebut

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4070

Actions (login required)

View Item View Item