SISTEM PENGENDALIAN BIAYA KUALITAS SEBAGAI BAGIAN DARI PENERAPAN MODEL TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) PADA PT. DIPTA SUNRISE NUSANTARA II PANDAAN

Laily, Nurul (2002) SISTEM PENGENDALIAN BIAYA KUALITAS SEBAGAI BAGIAN DARI PENERAPAN MODEL TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) PADA PT. DIPTA SUNRISE NUSANTARA II PANDAAN.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menilai usaha perusahaan meningkatkan mutu produk yang dihasilkan dan menjelaskan biaya mutu serta mengetahui perkembangan penjualan produk dari tahun ke tahun dengan adanya biaya mutu. Penelitian ini menganalisis data biaya yang terkait dengan kegiatan untuk menghasilkan produk bermutu yang terdapat di Dipta Sunrise Nusantara II Pandaan. Jenis penelitan dilakukan menggunakan metode explanatori research dengan pendekatan study kausal. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh antara variabel-variabel penelitian dan menguji hipotesis yang dirumuskan. Variabel biaya mutu yaitu biaya pengendalian dan kegagalan terhadap penjualan. Sampel penelitian ini yaitu data berkala selama tiga tahun. Perhatian managemen perusahaan terhadap penangan mutu beserta pencatatan/pendokumentasian mengenai mutu yang cukup tinggi. Peningkatan mutu melibatkan peran serta aktif seluruh karyawan dalam mengelola kegiatan oprasional di perusahaan. Hasil analisis data biaya mutu menunjukkan terjadinya peningkatan jumlah selama tiga tahun pada ke empat jenis biaya mutu terhadap penjualan., menunjukkan adanya penurunan prosentasebiaya mutu selama tiga tahun. Peningkatan prosentase biaya pengendalian (terdiri dari %biaya pencegahan dan %biaya penilaian) dan mengurangi prosentase biaya kegagalan (terdiri dari %biaya kegagalan intenal dan %biaya kegagalan eksternal). Peningkatan prosentase biaya pengendalian lebih kecil apabila dibandingkan dengan penurunan prosentase biaya kegagalan. Keadaan ini membuktikan bahwa perusahaan berhasil mengurangi biaya yang tidak memberikan nilai tambah dan manfaat. Pengujian hipotesis menggunakan statistik regresi linear berganda dengan program SPSS. Variabel dalam pengujian ini yaitu biaya mutu terdiri dari X1 = biaya pengendalian X2 = biaya kegagalan, Y = penjualan. Pengujian ini menggunakan tingkat siknifikan 0,05 dengan uji dua sisi, dengan n= 12, besarnya nilai tabel = 2,26 dan nilai hitung koefisien regresi t1 = 0,561 dan t2 = 0.361 berarti biaya mutu yang terdiri dari biaya pengendalian dan biaya kegagalan berpengaruh secara individu terhadap penjualan. Hal ini mencerminkan bahwa perusahaan lebih memperhatikan biaya mutu, diharapkan produk yang dihasilkan semakin baik mutunya dari waktu ke waktu dan diharapkan akan terjadi peningkatan penjualan dengan semakin baik produk yang dihasilkan.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4074

Actions (login required)

View Item View Item