HUBUNGAN KOORDINASI DENGAN EFEKTIVITAS ORGANISASI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN GRESIK

Frizal Kurniawan, Nur (2002) HUBUNGAN KOORDINASI DENGAN EFEKTIVITAS ORGANISASI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN GRESIK.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Koordinasi telah dilalukan pada masa penjajah Belanda, koordinasi di bidang Pemerintahan telah dilakukan terbukti dengan adanya Stbl.1931 No.376 yang terdapat penambahan instruksi dari Gubernur Jenderal Hindia Belanda untuk para Gubernur Kepala Pemerintahn Propinsi di Pulau Jawa serta Kepala Pemerintahan Daerah yang akan ditunjuk kemudian, sebagai kelanjutan dari Instruksi 27 September 1925 sehingga wewenang Gubernur Kepala Pemerintahan Propinsi dipertegas dengan kewajiban dan hak mengatur pembagian tugas serta menggalang kerja sama/koordinasi diantara semua pejabat didaerahnya. Pada tingkat lokal, Residen ketika itu adalah koordinator dan pengawasan pemerintahan yang sangat besar kekuasaannya. Menurut “Panitia Wongsonegoro” oleh Mr. Wongsonegoro dalam tahun 1954,yang berisi tentang tugas kewajiban dan wewenang Residen, yang kemudian dari waktu ke waktu dialihkan kepada pejabat-pejabat lain, misalnya kepada Bupati/ dan Kepala Polisi Tingkat Keresidenan/Kabupaten/Kotamadya. Pada masa kini koordinasi adalah proses pengintergrasian tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan pada satuan-satuan yang terpisahkan (departeman atau bidang-bidang fungsional) suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif. Tanpa koordinasi, individu-individu dan departeman-departeman akan kehilangan pegangan atas peranan mereka dalam organisasi. Mereka akan mulai mengejar kepentingan sendiri yang sering merugikan dalam pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. Sedangkan organisasi itu terbentuk apabila terjadi pembagian pekerjaan, dimana selanjutnya pembangian pekerjaan ini akhirnya dikoordinasikan kambali merupakan satu kesatuan untuk mencapai tujuan organisasi. Bahwa setiap organisasi mengerjakan tujuan dan sasaran yang dapat dicapai secara lebih efektif dan efesien dengan tindakan yang dilakukan secara bersama-sama. Sedangakan Efektivitas organisasi berkenaan dengan pencapaian tujuan organisasi sesuai rencana yang telah ditetapkan, semakin dekat realisasi terhadap rencana dari tujuan-tujuan tersebut dikatakan semakin efektif. Pencapaian efektivitas bertahap dimana tingkat yang paling rendah bersumber dari efektivitas indivudu dalam organisasi yang kemudian berkembang menjadi efektivitas kelompok. Melalui proses interaksi tersebut pada akhirnya organisasi mampu menghasilkan efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan efektivitas individu maupun kelompok.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Goverment Science > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4104

Actions (login required)

View Item View Item