PENGARUH GAS PELINDUNG DALAM PROSES PENGELASAN TERHADAP SIFAT KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK BAJA SPA-H

Fathurrohman, Maman (2002) PENGARUH GAS PELINDUNG DALAM PROSES PENGELASAN TERHADAP SIFAT KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK BAJA SPA-H.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Menurut definisi dari Deutche industrie Normen (DIN) las adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam atau logam paduan yang dilaksanakan dalam keadaan lumer atau cair (las adalah sambungan setempat dari beberapa batang logam dengan menggunakan energi panas) (Harsono dan Ukumura, Teknologi pengelasan logam, 1988)Efek metalurgi dan pengaruh gas pelindung dalam penetrasi di dalam pengelasan memegang peranan penting atas keberhasilan proses pengelasan. Dalam proses pengelasan dengan menggunakan MIG/MAG welding (Metal Inert Gas/Metal Active Gas) harus diperhatikan dasar-dasar yang penting dalam pengetahuan pengelasan.Hal ini sangat berpengaruh terhadap proses penyambungan, terutama dalam proses pengelasan, karena perbedaan gas pelindung (Ar, CO2 , dan gabungan Ar - CO2 )yang dipakai akan berpengaruh terhadap pencairan logam dan penetrasi yang ada dalam proses pengelasan. Oleh karena itu pemilihan gas pelindung sangat penting untuk mendapatkan hasil pengelasan yang baik secara maksimal. dalam penelitian ini yang digunakan sebagai gas pelindung dalam pengelasan adalah gas pelindung Ar, CO2 , dan gabungan Ar - CO2. Sedang logam induknya adalah baja SPA-H. Alasan pemilihan gas pelindung ini karena ketiga jenis gas pelindung tersebut mempunyai sifat dan karakteristik yang berbeda sehingga akan mengakibatkan perbedaan sifat mekanik dalam proses pengelasan. Perbedaan sifat mekanik ini tentu akan berakibat adanya perbedaan penggunaan/ aplikasi nanti dilapangan. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa ada perbedaan yang cukup signifikan dari penggunaan jenis gas pelindung terhadap sifat kekerasan baja SPA- H. setelah diolah dengan methode statistik, ternyata dihasilkan bahwa dengan jernis gas pelindung CO2 akan menghasilkan rata-rata kekerasan yang paling tinggi dibanding dengan dua jenis gas pelindung lainnya. Sedangkan efek gas pelindung terhadap kekuatan tarik tidak ditemukan adanya perbedaan yang cukup berarti.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Mechanical Eng > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4105

Actions (login required)

View Item View Item