ANALISIS KEWAJARAN NILAI JUAL OBJEK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN PROBOLINGGO

Sukma Sari, Indah (2003) ANALISIS KEWAJARAN NILAI JUAL OBJEK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN PROBOLINGGO.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Seperti diketahui bahwa tujuan pembangunan nasional adalah menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. Sehubungan dengan hal tersebut maka pemerintah membutuhkan dana untuk pembangunan nasional. Apalagi saat ini diterapkannya sistem otonomi daerah yang menuntut agar tiap daerah mengiptimalkan potensi yang ada untuk dapat melaksanakan pembangunan. Adapun salah satu dana potensial didapatkan dari hasil pemungutan pajak yang salah satunya adalah Pajak Bumi Dan Bangunan. Pengertian pajak adalah iuran kepada kas negara berdasarkan Undang-Undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal balik (kontraprestasi) yang langsung dapat ditunjukkan dan yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum. Pengertian Pajak Bumi Dan Bangunansendiri adalah pajak yang dikenakan terhadap subjek pajak sendiri yang memperoleh manfaat atas bumi termasuk air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya serta manfaat bangunan, diwajibkan membayar pajaknya. Dasar penggenaan pajak Pajak Bumi Dan Bangunan adalah Nilai jual Objek Pajak (NJOP) dan dasar penghitunggannya Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) yang ditetapkan serendah-rendahnya 20% dan setinggi-tingginya 40% dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Sedangkan tarif pajak itu sendiri 0,5%. Pada dasarnya penetapan NJOP tiap 3 tahun namun untuk daerah –daerah tertentu menurut perkembangan pembangunan NJOP dapat ditetapkan 1 tahun sekali berdasarkan pertimbangan Gubernur. Untuk objek Pajak non standar diadakan penilaian secara individual sedangkan untuk objek pajak standar dilakukan perhitungan secara massal. Perhitungan massal ini dapat menimbulkan masalah bagi masyarakat khususnya tentang perbandingan NJOP dengan nilai wajarnya. Perbedaan persepsi antara aparat perpajakan dengan masyarakat terhadap suatu nilai sangat mungkin terjadi yang nantinya akan mempertinggi angka dari wajib pajak yang meminta pengurangan ataupun mengajukan keberatan. Hal ini akan menimbulkan pajak yang diterima tidak dapat optimal. Penelitian ini bersifat Eksplanatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk menguji kebenaran suatu pendapat atau hipotesis. Peneliti akan berusaha mencari jawaban terhadap fenomena suatu permasalahan yang diajukan. Dari judul Analisis Kewajaran Nilai Jual Objek Pajak Bumi Dan Bangunan Di Kabupaten Probolinngo.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kewajaran Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Probolinggo.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga Kecamatan Kabupaten Probolinggo yang digunakan sebagi sampel dapat dikatakan bahwa Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)nya wajar sesuai dengan harga pasar yang ada. Tetapi ada beberapa daerah yang memang masih belum dapat dikatakan wajar. Hal ini mungkin dikarenakan dalam pemungutan pajak juga memperhatikan keadaan ekonomi masyarakat dan tidak dapat menaikkan NJOP secara langsung tetapi secara bertahap

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4139

Actions (login required)

View Item View Item