Analisa Sambungan Balok Kolom Baja Pada Sambungan Kombinasi Geser Dan Tarik Dengan Metode LRFD

Budy Vyla Dyana, Ance and Amp, Ibtida and Kurniawan, Ul (2002) Analisa Sambungan Balok Kolom Baja Pada Sambungan Kombinasi Geser Dan Tarik Dengan Metode LRFD.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Peranan sambungan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap suatu konstruksi bangunan, terutama pada penentuan alat penyambung baut dan las ataupun dengan penambahan pengaku untuk memenuhi syarat kemampuan dan kapasitasnya dalam mentransfer gaya-gaya yang diterima oleh batang-batang yang disambung. Seiring dengan perkembangan teknologi perancangan dalam industri kontruksi baja, dikembangkan metode lain yang disebut dengan Load and Resistance Factor Design (LRFD) yang memberlakukan tidak hanya satu faktor keamanan, melainkan dipecah menjadi faktor beban dan faktor reduksi kekuatan yang memberikan suatu konstruksi baja yang aman, nyaman dan ekonomis.Studi ini dimaksudkan untuk memperkenalkan lebih dekat tentang penerapan metode LRFD, diharapkan dapat diperoleh suatu nilai kapasitas gaya pada sambungan balok-kolom baja yang cukup besar dengan penggunaan variasi sambungan : sambungan baut, sambungan baut dengan penambahan pengaku, sambungan baut dan las, dan sambungan baut dan las dengan penambahan pengaku. Dimana kekuatan suatu penyambung didasarkan pada kekuatan geser, kekuatan tarik, kekuatan tumpu, dan kombinasi geser dan tarik. Dari hasil analisa perhitungan dengan tanpa memperhitungkan kemampuan sambungan dapat disimpulkan bahwa variasi tipe sambungan dan variasi diameter memberikan peningkatan yang signifikan yaitu rata-rata diatas 100 % dan 80 % pada peningkatan gaya tarik terfaktor dan momen kapasitas sambungan, sedangkan pada variasi baris baut tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Perilaku ini berbeda pada peningkatan gaya geser terfaktor yang diberikan oleh variasi tipe sambungan dan variasi baris baut rata-rata diatas 100 % sedang untuk variasi diameter baut tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Jika diperhitungkan kemampuan sambungan, hanya sambungan baut dengan diameter 5/8 in baik 1 baris maupun 2 baris baut yang dapat digunakan.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Civil Engineering > 2002 > Odd Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4213

Actions (login required)

View Item View Item