EVALUASI PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA PEMELIHARAAN AKTIVA TETAP (MESIN) PADA PG. KREBET BARU BULULAWANG

Artiningrum, Nurochmani (2003) EVALUASI PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA PEMELIHARAAN AKTIVA TETAP (MESIN) PADA PG. KREBET BARU BULULAWANG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada perusahaan gula, PT. PG. Krebet Baru Malang dengan judul “ Evaluasi Perencanaan dan Pengendalian Biaya Pemeliharaan Aktiva Tetap (Mesin) Pada PT. PG. Krebet Baru malang ”.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan perencanaan dan pengendalian biaya pemeliharaan mesin yang dilaksanakan oleh PT. PG Krebet Baru Malang.Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan untuk memisahkan biaya tetap dan biaya variable, dengan menggunakan metode Least Squre. Analisa data yang dilakukan selanjutnya adalah dengan menggunakan analisis dua selisih dan analisis tiga selisih. Analisis dua selisih mencakup selisih terkendali dan selisih volume. Sedangkan analisis tiga selisih meliputi, selisih pengeluaran, selisih kapasitas menganggur, dan selisih efisiensi. Tolok ukur untuk menentukan selisih yang terjadi menguntungkan atau tidak menguntungkan, adalah jika selisih yang terjadi bernilai negatif maka selisih tersebut tidak menguntungkan, sebaliknya jika selisih yang terjadi bernilai positif maka selisih tersebut menguntungkan.Hasil perhitungan dengan menggunakan analisis selisih, untuk selisih terkendali pada tahun 1999 yang terjadi adalah selisih yang tidak menguntungkan, sedangkan pada tahun 2000 adalah selisih yang menguntungkan. Untuk tahun 1999 dan 2000 selisih volume yang terjadi adalah selisih menguntungkan. Pada analisis tiga selisih diketahui selisih pengeluaran yang terjadi pada tahun 1999 adalah selisih yang tidak menguntungkan, sedangkan pada tahun 2000 selisih pengeluaran yang terjadi adalah selisih yang menguntungkan. Kemudian untuk selisih efisiensi yang terjadi pada tahun 1999 dan 2000 adalah selisih yang menguntungkan.Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa ternyata masih terjadi selisih yang tidak menguntungkan dan sangat material bagi perusahaan.Berdasarkan kesimpulam di atas penulis menyarankan dalam upaya pengendalian untuk menghindari selisih yang tidak menguntungkan tersebut, perusahaan sebaiknya melakukan usaha - usaha untuk menghilangkan selisih yang tidak menguntungkan tersebut. Seperti yang terjadi pada selisih terkendali yang tidak menguntungkan pada tahun 1999, usaha yang dilakukan oleh perusahaan adalah menekan biaya yang dapat dikendalikan, seperti biaya perlengkapan atau biaya tenaga kerja langsung. Pada selisih pengeluaran tahun 2000 juga terjadi selisih yang tidak menguntungkan, perusahaan dapat melakukan usaha untuk mengurangi ketidak efisienan pengeluaran tersebut dengan jalan mengevaluasi kinerja pekerja yang ada, atau melakukan pemeliharaan mesin yang lebih intensif.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4231

Actions (login required)

View Item View Item