PROBLEMATIKA MAHASISWA YANG MENIKAH SIRRI

Istianah, Yuli (2002) PROBLEMATIKA MAHASISWA YANG MENIKAH SIRRI.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pernikahan sirri adalah pernikahan yang dilangsungkan diluar pengetahuan petugas yang resmi (PPN/Kepala KUA), karenanya perkawinan itu tidak tercatat dikantor urusan agama. Biasanya orang yang dipercaya menikahkan dalam nikah sirri adalah ulama atau kyai atau mereka yang dipandang pula mengetahui hukum-hukum munakahat (pernikahan). Alasan pernikahan sirri biasanya untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dalam hubungan pria dan wanita yang sudah saling mencintai, sementara mereka belum siap berumah tangga, atau karena masing-masing mempunyai tugas dan kesibukan yang belum terselesaikan. Tidak sedikit mahasiswa yang memutuskan menikah secara sirri, dan sebagai konsekuensinya mereka menghadapi problematika penyesuaian dengan pasangan, dengan keluarga pasangan, problematika ekonomi dan problematika sosial. Berbagai problematika tersebut diatas tidaklah ringan, bisa berdampak pada ketidakharmonisan, dan yang lebih memilukan bila semua itu berakhir dengan “perceraian”.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengetahui problematika penyesuaian dengan pasangan, keluarga pasangan, problematika ekonomi dan keuangan sertaw problematika social. Sedangkan yang dijadikan subjek penelitian adalah 4 pasangan pernikahan sirri yang berada di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu observasi, dan wawancara.Hasil penelitian yang menunjukkan adanya problematika dengan pasangan dimana sebagian subyek masih rendah kemampuan dan kemauan untuk berkomunikasi, problematika penyesuaian dengan keluarga pasangan menunjukkan pasangan sulit sekali menerima perbedaan-perbedaan yang ada pada keluarga pasangannya, problematika sosial adalah masyarakat dimana mereka tinggal belum bisa menerima status pernikahan sirri. Terakhir problematika ekonomi dan keuangan secara umum tidak ada kendala yang berarti, karena subjek masih tergantung peran orang tuanya. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah problematika itu disebabkan karena ketidakmatangan psikologis, faktor sosial dan faktor keluarga pasangan.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Psychology > 2002 > Event Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4250

Actions (login required)

View Item View Item