Pengaruh stress reliefing anneling terhadap uji tarik pada kampuh V yang diperlakukan BACK CHIPPING pada proses pengelasan SMAW dengan logam induk plat tebal T = 10 mm baja karbon sedang.

Rastan, Abdul (2002) Pengaruh stress reliefing anneling terhadap uji tarik pada kampuh V yang diperlakukan BACK CHIPPING pada proses pengelasan SMAW dengan logam induk plat tebal T = 10 mm baja karbon sedang.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pemberian proses Heat Hreatmen (Stress reliefing anneling) setelah proses pengelasan yang bertujuan mengurangi tegangan sisa akibat proses las, juga memperbaiki sifat-sifat mekanik, karena faktor tersebut sangat mempengaruhi sifat dan kekuatan dari sambungan, disamping faktor jenis sambungan lasan maupun penggunaan proses pengelasan. Suatu hal yang umum terjadi pada akar dari sambungan las adalah timbulnya cacat yang dikarenakan penembusan yang kurang atau pendinginan yang cepat, terutama bila pengelasan didahului dengan las ikat, untuk memperbaiki hal ini maka cacat-cacat tersebut harus dibuang dan kemudian dilakukan pengelasan lawan (Back Chipping). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stress reliefing anneling terhadap kekuatan tarik, kekerasan dan keuletan bahan pada kampuh V yang diperlakukan back chipping pada baja karbon sedang dengan tebal 10 mm yang disambung dengan proses pengelasan SMAW. Baja karbon sedang mengandung 0,30 % - 0,45 % unsur karbon, yang mana bahan ini sangat banyak dipakai untuk pembuatan alat-alat mesin bahkan untuk pembuatan-pembuatan yang lain seperti rel kereta api, as, roda gigi dan lain-lain. Las SMAW yaitu proses las busur dimana paduan logam yang dihasilkan oleh panas dari busur listrik yang didapat dari elektroda terbungkus dan mempunyai banyak keuntungan antara lain biaya operasi relatif murah, penggunaan relatif mudah, bisa untuk pengelasan logam maupun non logam. Dalam penelitian ini digunakan 5 sampai10 sampel yaitu 5 sampel pasca proses pengelasan langsung dilakukan pengujian kekerasan dan kekuatan tarik sedangkan 5 sampel yang lain pasca proses pengelasan dilanjutkan proses heat treatmen kemudian diuji kekerasan dan kekuatan tariknya.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Mechanical Eng > 2002 > Odd Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4265

Actions (login required)

View Item View Item