PELAKSANAAN EKSEKUSI HARTA GONO GINI DI PENGADILAN AGAMA(Studi Kasus di Pengadilan Agama Malang)

Nurdiana, Hera and P, (2002) PELAKSANAAN EKSEKUSI HARTA GONO GINI DI PENGADILAN AGAMA(Studi Kasus di Pengadilan Agama Malang).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Adanya perceraian yang diikuti dengan pembagian harta gono gini dapat menimbulkan adanya sengketa mengenai harta gono gini itu sendiri. Dan setiap sengketa membutuhkan penyelesaian oleh masing-masing pihak yang berperkara. Pada kenyataannya ada yang bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan cara damai, tetapi ada juga yang sampai pada tahap eksekusi. Dimana eksekusi tersebut merupakan salah satu dari kewenangan Pengadilan Agama. Dasar hukum eksekusi ada dalam pasal 66 ayat (5) dan pasal 86 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 tahun 1989, serta pasal 195 ayat (1) HIR.Dalam penulisan skripsi yang mengangkat mengenai pelaksanaan eksekusi di Pengadilan Agama, penulis mengambil lokasi di Pengadilan Agama Kodya Malang. Dalam pelaksanaan putusan (eksekusi) di Pengadilan Agama Kodya Malang menemukan adanya hambatan-hambatan. Untuk mengatasi hambatan tersebut maka Pengadilan Agama Kodya Malang melakukan berbagai upaya. Oleh karena itulah permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan eksekusi di Pengadilan Agama Kodya Malang, hambatan-hambatan apa yang dialami serta upya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan eksekusi.Adapun tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan eksekusi harta gono gini di Pegadilan Agama Kodya Malang serta hambatan yang dialami dalam pelaksanaan eksekusi harta gono gini tersebut dan upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari penelitian tersebut penulis menemukan data mengenai perkara harta gono gini yang masuk dan diputus oleh Pengadilan Agama Kodya Malang dari tahun 1996 sampai dengan tahun 2001. Dari data tersebut kemudian dianalisa dengan menggunakan metode diskriptif analitis.Dari data yang diperoleh mengenai perkara harta gono gini hanya ada satu perkara yang sampai pada tahap eksekusi yaitu data pada tahun 1996. Dan eksekusi dilaksanakan pada tahun 1997. Sedangkan perkara yang lainnya sampai pada tahap persidangan maupun sita kemudian damai. Bahkan ada juga perkara yang dicabut karena kedua belah pihak akhirnya damai.Sedangkan dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa pelaksanaan eksekusi harta gono gini di Pengadilan Agama Kodya Malang dimulai dari adanya permohonan dari pihak penggugat yang ditujukan pada Ketua Pengadilan Agama. Kemudian Ketua Pengadilan Agama memerintahkan pada Panitera untuk menaksir biaya eksekusi. Selanjutnya Ketua Pengadilan Agama membuat penetapan untuk melakukan peringatan (Aanmaning) yang berupa tegoran bagi pihak yang kalah untuk melaksanakan putusan secara sukarela dalam waktu 8 hari.Apabila dalam waktu yang telah ditentukan tersebut pihak tereksekusi belum melaksanakan isi putusan secara sukarela, maka Ketua Pengadilan Agama mengeluarkan surat perintah eksekusi yang ditujukan kepada Panitera/Jurusita untuk melaksanakan eksekusi.Dari hasil penelitian juga ditemukan adanya hambatan dalam pelaksanaan eksekusi serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Hambatan yang dihadapi oleh Pengadilan Agama Malang yaitu dari pihak yang berperkara yaitu dari pihak yang kalah cenderung tidak mau menerima kekalahannya. Sehingga diperlukan pendekatan dari pejabat pelaksana eksekusi.Sedangkan untuk hambatan lain yang bisa terjadi karena isi putusan tidak dapat dilaksanakan sebab amar putusan bersifat deklaratoir, maka diperlukan kecermatan dari hakim yang menanganinya. Agar putusan tersebut dapat dijalankan perlu adanya gugatan baru mengenai putusan tersebut. Untuk hambatan karena obyek eksekusi sedang diagunkan/dijaminkan atau ada pada pihak ketiga, maka pihak Pengadilan Agama harus cermat apakah hal tersebut dilakukan atas dasar yang sah atau untuk menghindari agar barang eksekusi tersebut tidak ikut dieksekusi.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Law > Th. 2002 > Odd Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4271

Actions (login required)

View Item View Item