Arahan Pengembangan Lahan Bekas Pertambangan Timah Dengan Menggunakan Metode AHP (Studi Kasus: Desa Terak, kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah)

Satria Hardiyansa, Dwi (2016) Arahan Pengembangan Lahan Bekas Pertambangan Timah Dengan Menggunakan Metode AHP (Studi Kasus: Desa Terak, kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Desa Terak merupakan salah satu desa yang banyak memiliki lahan bekas pertambangan timah di Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah. Desa ini memiliki potensi pertambangan, peternakan, perkebunan, holtikultura, perdagangan/jasa dan perikanan air tawar. Kegiatan pertambangan yanga da di desa banyak meninggalkan bekas galian berupa kolong timah yang dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya mereklamasi dan menimbulkan masalah seperti pencemaran dan kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan arahan pengembangan lahan bekas pertambangan timah agar dapat digunakan kembali untuk kegiatan yang lebih bermanfaat. Penelitian ini meliputi lahan bekas pertambangan timah di Desa Terak yang berada di Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah. Dalam penelitian ini dirumuskan 3 (tiga) kriteria arahan pengembangan lahan bekas pertambangan timah yang akan dinilai berdasarkan penilaian para ahli menggunakan metode Analytical Hierarcy Process (AHP). Adapun kriteria penilaian arahan pengembangan tersebut adalah (1) Pengembangan Berbasis Agropolitan, (2) Pengembangan Berbasis Ekonomi Masyarakat, dan (3) Pengembangan Berbasis Pelestarian Lingkungan. Berdasarkan analisis yang dilakukan didapatkan hasil sebagai berikut: (1) Diantara tiga kriteria yang disertakan dalam analisis, kriteria Pegembangan Berbasis Agropolitan dianggap paling penting dalam menilai alternatif arahan pengembangan yang dirumuskan, (2) Hasil analisis berdasarkan tiga kriteria yang dilibatkan bahwa Pengembangan Budidaya Perkebunan Lada, Karet, dan Kelapa Sawit lebih baik dibandingkan alternatif lainnya. Dari hasil analisis, selanjutnya dapat diberikan rekomendasi sebagai berikut: (1) Prioritas arahan pengembangan bekas pertambangan timah di Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis yang telah didapatkan melalui hasil analisis dengan menggunakan metode AHP, dapat menjadi masukan bagi pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan Kecamatan Simpang Katis. Khususnya Desa Terak, dan (2) Hasil Penelitian ini dapat dijadikan sebagai studi pembanding dan masukan bagi wilayah lainnya dalam pengembangan lahan bekas pertambangan timah dengan menyesuaikan kembali terhadap karakteristik masing-masing wilayah.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Arahan Pengembangan, Lahan Bekas Pertambangan Timah, Metode AHP, Desa Terak
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota > 2016
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Perencanaan Wilayah dan Kota (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:39
Last Modified: 16 Nov 2016 07:39
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4397

Actions (login required)

View Item View Item