PENGARUH PENJUALAN PRIBADI (PERSONAL SELLING) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA PT. JAYA MULYA PERKASA CABANG BANDUNG

Dwi Handoko, Ipung (2003) PENGARUH PENJUALAN PRIBADI (PERSONAL SELLING) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA PT. JAYA MULYA PERKASA CABANG BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Tujuan pendirian perusahaan distribusi adalah untuk mendistribusikan barang-barang konsumsi ke tangan konsumen. Untuk menjual barang-barang tersebut banyak produsen yang tidak bisa melakukan penjualan langsung ke konsumen karena adanya keterbatasan waktu, jarak dan tenaga. Cara yang tepat bagi perusahaan distribusi seperti ini adalah dengan menggunakan strategi penjualan pribadi (Personal selling), karena dengan menggunakan penjualan pribadi akan lebih efektif untuk mendapatkan hasil penjualan yang maksimal. PT. JAYA MULYA PERKASA adalah salah satu perusahaan distribusi yang menggunakan strategi penjualan pribadi, pelaksananaan panjualan pribadi pada PT. JAYA MULYA PERKASA sampai saat ini diakukan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari proses pelaksanaanya yang secara teratur. Mulai dari pencarian lahan (prospek), presentasi penjualan (perkenalan produk sekaligus demonstrasi), penangagan objek (keluhan-keluhan konsumen), penutupan penjualan (closing) sampai dengan pemeliharaan hubungan dengan konsumen. Proses keputusan pembelian konsumen dapat dilihat dari pengenalan kebutuhan, pencarian informasi yang dilakukan konsumen, penilaian alternatif sampai pada keputusan pembelian yang dilakukan konsumen.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Manajemen > 2003
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:40
Last Modified: 16 Nov 2016 07:40
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4786

Actions (login required)

View Item View Item