The Representation Of General Elections Commisions (KPU) In The Jakarta Post During The 2009 Open Campaign Period

Haiqal G, Bella (2010) The Representation Of General Elections Commisions (KPU) In The Jakarta Post During The 2009 Open Campaign Period.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian berjudul THE REPRESENTATION OF GENERAL ELECTIONS COMMISSIONS (KPU) IN THE JAKARTA POST DURING THE 2009 OPEN CAMPAIGN PERIOD (A Study of Critical Discourse Analysis) dilakukan berdasarkan asumsi bahwa The Jakarta Post cenderung menampilkan KPU dengan cara yang kurang layak yang dalam hal ini boleh dikatakan sebagai pijakan penelitian ini. Selanjutnya, data yang terkumpul adalah kalimat-kalimat yang diambil dari artikel-artikel The Jakarta Post yang diterbitkan selama masa kampanye terbuka 2009 yang berjumlah lima puluh delapan (58) dari dua puluh enam (26) artikel, dua puluh lima (25) data menunjukkan representasi negatif yang dalam hal ini sebagai bukti kebenaran dari kecurigaan tersebut yang nantinya menjadi fokus analisis dalam penelitian ini, sebelas (11) data menunjukkan representasi yang positif, dan dua puluh dua (22) mununjukkan representasi yang netral. Untuk mengakomodasi analisi data, metode analisis deskriptif digunakan dengan menerapkan teori strategi wacana Theo Van Leeuwen sebagai teori utama dan teori Systemic Functional Grammar (SFG) sebagai teori pendukung. Sebagai hasilnya, ditemukan bahwa The Jakarta Post menggunakan beberapa strategi, diantaranya Differentiation - Indifferentiation, Objectivation - Abstraction, Nomination - Categorization, Nomination - Identification, and Association �¢���� Dissociation. Sebagai tambahan, strategi tersebut dipresentasikan melalui karakteristik sintaksis, seperti clause (Transitivity), clauses complex (Parataxis and Hypotaxis). Dengan menganalisis karakteristik sintaksis tersebut, di level clause, representasi dapat ditemukan dengan menganalisis pemilihan kata, sedangkan di level clause complex, representasi dapat ditemukan dengan menganalisis hubungan antara dua atau lebih klausa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa KPU telah ditampilkan sebagai institusi yang tidak punya komitmen dalam bekerja. Selain itu, programprogramnya tidak berjalan dengan baik. Selanjutnya, KPU juga direpresentasikan sebagai institusi yang tidak kompeten dalam bekerja, tidak punya kepekaan terhadap masalah sehingga banyak masalah yang belum terselesaikan. Selain itu, KPU juga direpresentasikan sebgai institusi yang tidak punya kekuatan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Representasi, Critical Discourse Analysis (CDA), Systemic Functional Grammar (SFG).
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sastra > Sastra Inggris > 2009
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Sastra
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Sastra > Sastra Inggris (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:40
Last Modified: 16 Nov 2016 07:40
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/5108

Actions (login required)

View Item View Item