Pembangunan Sistem Informasi Industri Hilir Teh PT. Perkebunan Nusantara VIII Bandung Menggunakan Pendekatan Supply Chain Management

Rizkiawati, Ria (2017) Pembangunan Sistem Informasi Industri Hilir Teh PT. Perkebunan Nusantara VIII Bandung Menggunakan Pendekatan Supply Chain Management.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara VIII memiliki pabrik kemasan teh yang dikenal dengan nama Industri Hilir Teh (IHT). Industri Hilir Teh (IHT) adalah perusahaan yang memproduksi teh dengan merk Walini dengan dua puluh tujuh jenis variant rasa. Produksi secara besar (Mass product) dilakukan oleh pihak IHT. Bahan Teh adalah bahan baku utama dalam proses produksi. Permasalahan-permasalahan yang sering terjadi di Industri Hilir Teh PT. Perkebunan Nusantara VIII Bandung adalah kekurangan ataupun kelebihan bahan baku, penjadwalan pendistribusian produk kepada pelanggan sering tidak sesuai. Berdasarkan permasalahan-permasalahan yang ada pada saat ini di Industri Hilir Teh PT. Perkebunan Nusantara VIII Bandung, maka dibutuhkannya suatu pembangunan sistem informasi dengan menggunakan pendekatan Supply Chain Management. Tujuan pembangunan sistem informasi ini memudahkan kepala bagian pengadaan dalam menentukan banyaknya jumlah bahan baku yang akan digunakan serta memudahkan kepala bagian gudang dalam proses pendistribusian dengan adanya penjadwalan pengiriman produk.Strategi Supply Chain yang digunakan adalah Push Supply Chain, karena didasarkan pada kesesuaian yang terjadi di perusahaan saat ini yaitu menggunakan strategi make-to-stock. Sistem informasi ini dibangun dari bagian hulu (upstream) sampai bagian hilir (downstream). Metode peramalan pemesanan produk yang digunakan adalah Single Moving Average. Perhitungan prediksi ketersediaan bahan baku di gudang menggunakan metode pengamanan persediaan (Safety Stock). Proses pemesanan bahan baku menggunakan sistem pemesanan langsung. Berdasarkan hasil pengujian fungsional, UAT (User Acceptance Test) dan pengujian pengguna akhir dapat disimpulkan bahwa sistem ini sudah membantu kepala bagian pengadaan dalam menetukan banyaknya jumlah bahan baku yang akan digunakan dan memudahkan kepala bagian gudang dalam proses pendistribusian dengan adanya penjadwalan pendistribusian.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: supply chain management, push supply chain, make-to-stock, single moving average, safety stock.
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Informatika > 2017
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Informatika (S1)
Date Deposited: 06 Jun 2017 02:58
Last Modified: 06 Jun 2017 02:58
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/51853

Actions (login required)

View Item View Item