Sistem Informasi Manajemen Pengadaan Obat Di Apotek Klinik Bhakti Sandaan

Wahyu Mandiri, Wigan (2017) Sistem Informasi Manajemen Pengadaan Obat Di Apotek Klinik Bhakti Sandaan.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Klinik Bhakti Sandaan merupakan fasilitas pelayanan umum maupun khusus di bidang kesehatan. Klinik Sandaan memiliki beberapa fasilitas pelayanan kesehatan dan salah satunya adalah Apotek. Apotek berperan sebagai penyedia obat atau perbekalan farmasi yang dipimpin oleh Apoteker Pengelola Apotek. Obat yang harus disediakan apotek ada lebih dari 1200 jenis dari lebih dari 10 pemasok obat, Bagian Pengadaan dalam menentukan jumlah per jenis obat kurang tepat sehingga seringkali obat yang disediakan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan apotek. Munculnya banyak peluang dalam membuat keputusan yang salah akibat tidak dipertimbangkanya setiap kriteria yang harus dimiliki calon pemasok obat di Apotek Klinik Bhakti Sandaan. Kesalahan dalam memilih Pemasok akan menimbulkan beberapa masalah bagi Apotek yang salah satunya adalah terhambatnya proses penjualan akibat terlalu lamanya proses pengiriman obat dari pemasok. Berdasarkan permasalahan yang timbul, maka dibutuhkan analisis manajemen pengadaan, dimulai dari merencanakan, melaksanaan, mengawasi hingga mengevaluasi setiap proses yang dilibatkan dalam kegiatan pengadaan obat di apotek. Metode Konsumsi digunakan untuk meramalkan jumlah per jenis obat sehingga jumlah kebutuhan obat di apotek bisa terpenuhi. Metode AHP digunakan untuk menentukan pemasok obat terbaik, metode ini mampu menyelesaikan masalah yang multikriteria dimana terdapat lebih dari 1 hal atau kriteria yang ingin dibandingkan dari setiap pemasok. Berdasarkan uraian hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dari hasil penerapan metode konsumsi untuk peneteapan jumlah per jenis obat dan penerapan metode AHP untuk pemilihan pemasok, Sistem Informasi Manajemen Pengadaan Obat sudah dapat membantu Bagian pengadaan dalam perencanaan identifikasi kebutuhan yaitu untuk menentukan jumlah per jenis obat kebutuhan Apotek Klinik Bhakti Sandaan. Sistem Informasi Manajemen Pengadaan Obat sudah dapat membantu Apoteker Pengelola Apotek dan Bagian Pengadaan dalam perencanaan pemilihan pemasok untuk menentukan pemasok terbaik berdasarkan kriteria yang diajukan Apotek Klinik Bhakti Sandaan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: sistem informasi manajemen., pengadaan, konsumsi, analytic hierarchy process (AHP)
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Informatika > 2017
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Informatika (S1)
Date Deposited: 10 Nov 2017 03:33
Last Modified: 10 Nov 2017 03:33
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/53546

Actions (login required)

View Item View Item