Keberlangsungan Rezim Perdagangan Bebas World Trade Organizations (WTO) Dengan Adanya Kebijakan Proteksi Pertanian Amerika Serikat

Ridwan, Mohammad (2017) Keberlangsungan Rezim Perdagangan Bebas World Trade Organizations (WTO) Dengan Adanya Kebijakan Proteksi Pertanian Amerika Serikat.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh keberlangsungan Rezim Perdagangan bebas Bebas World Trade Organizations (WTO) dengan adanya Kebijakan proteksi pertanian Amerika Serikat. Masalah dalam penelitian ini adalah terjadinya proses negosiasi panjang dalam rezim perdagangan Bebas World Trade Organizations (WTO) dibawah putaran perundingan Doha Development Agenda (DDA) terutama masalah liberalisasi pertanian. Salah satu yang menjadi permasalahan dalam perundingan ini adalah kebijakan proteksi pertanian Amerika Serikat. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui bagaimana keberlangsungan Rezim perdagangan bebas WTO melalui perundingan-perundingannya sampai perundingan terakhir di Nairobi. Metode dalam penelitian menggunakan metode kualitatif. Sebagian besar data dikumpulkan dari hasil wawancara dan literatur serta didukung oleh studi pustaka dan penelusuran website. Penelitian dilakukan di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia serta United States Embassy��s Information Resource Center (IRC). Hasil dari penelitian ini adalah Keberlangsungan Rezim perdagangan bebas WTO dengan Adanya kebijakan proteksi pertanian Amerika Serikat adalah Status Quo. Dalam hal ini ada prinsip yang disepakati dalam perundingan dibawah DDA yaitu Prinsip Single Undertaking yaitu prinsip bahwa semua masalah atau isu dalam perundingan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, dan oleh karena itu ��tidak akan ada kesepakatan sampai semua masalah atau isu di sepakati�� Hal ini dapat dilihat belum disepakatinya 2 pilar dalam isu pertanian yaitu subsidi domestik dan akses pasar. Namun jika dilihat pada perundingan terakhir di Nairobi Kenya, diputuskan penghapusan subsidi ekspor bagi negara maju tahun 2016, sementara bagi negara berkembang tahun 2018. Dengan keputusan terahir ini dapat menjadi menjadi titik awal bagi proses liberalisasi dalam bidang pertanian.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Rezim Perdagangan Bebas Pertanian,WTO, Kebijakan Proteksi, Amerika Serikat, Status Quo.
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Hubungan Internasional > 2016
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional (S1)
Date Deposited: 10 Nov 2017 03:33
Last Modified: 10 Nov 2017 03:33
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/53704

Actions (login required)

View Item View Item