Pola Pergerakan Dan Aktivitas Berbelanja Konsumen Pasar Tradisional (Studi Kasus: Pasar Desa Terpadu Arjasari, Desa Arjasari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung)

Supriatna, Deni (2017) Pola Pergerakan Dan Aktivitas Berbelanja Konsumen Pasar Tradisional (Studi Kasus: Pasar Desa Terpadu Arjasari, Desa Arjasari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Manusia telah mengenal dan melakukan kegiatan jual beli sejak mengenal peradaban sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan. Dalam kegiatan jual beli, keberadaan pasar merupakan salah satu hal yang paling penting, karena merupakan tempat untuk melakukan kegiatan tersebut selain menjadi salah satu indikator paling nyata kegiatan ekonomi masyarakat di suatu wilayah. Seperti halnya di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, pasar tradisional (Pasar Desa Terpadu Arjasari) memiliki fungsi yang sangat penting dalam roda perekonomian untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Asalnya pasar ini hanya melayani skala perumahan, namun sekarang merupakan satu-satunya pasar di Kecamatan Arjasari. Untuk meningkatkan pelayanan, pasar tradisional ini perlu diketahui pola pergerakan dan aktivitas berbelanja konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan teknik crosstabs. Dalam penelitian ini, data diperoleh dari 100 responden dengan menggunakan kuesioner. Pemilihan responden diambil dengan menggunakan teknik Random Sampling. Variabel-variabel yang diuji hubungannya dengan teknik crosstabs adalah asal pergerakan dengan sub variabel perilaku berbelanja yaitu frekuensi berbelanja, waktu berbelanja dan produk yang dibeli. Dan pengujian hubungan antara moda transportasi dengan sub variabel perilaku berbelanja yaitu frekuensi berbelanja, waktu berbelanja dan produk yang dibeli. Sebagian besar konsumen yang berbelanja adalah masyarakat di Kecamatan Arjasari itu sendiri, khususnya Desa Arjasari, Desa Pinggirsari dan Desa Patrolsari serta hanya sedikit yang berasal dari luar Kecamatan Arjasari. Kebanyakan konsumen berbelanja menggunakan sepeda motor pribadi, ojek dan angkutan umum (angkot). Konsumen merupakan masyarakat yang selalu berbelanja setiap hari pada pagi hari yaitu pada waktu jam 05.00-07.00 WIB. Produk yang dibeli merupakan kebutuhan pokok seperti beras, gula, terigu, minyak goreng, telur, sayuran dan tahu tempe. Hasil pengujian antar sub variabel pola pergerakan dan aktivitas perilaku berbelanja konsumen adalah adanya hubungan antara asal pergerakan dengan moda transportasi, frekuensi berbelanja dengan waktu berbelanja, dan frekuensi berbelanja dengan produk yang dibeli.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: pasar, konsumen, asal pergerakan, moda transportasi, frekuensi, waktu, produk yang dibeli.
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota > 2016
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Perencanaan Wilayah dan Kota (S1)
Date Deposited: 10 Nov 2017 03:33
Last Modified: 10 Nov 2017 03:33
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/53753

Actions (login required)

View Item View Item