Identifikasi Arahan pengembangan Kawasan Pascatambang Batubara (Studi Kasus: Kelurahan Bantuas, kecamatan Palaran, Kota Samarinda)

Emanuela Todingan, Ravena (2017) Identifikasi Arahan pengembangan Kawasan Pascatambang Batubara (Studi Kasus: Kelurahan Bantuas, kecamatan Palaran, Kota Samarinda).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Salah satu wilayah yang memiliki kawasan pascatambang di Kota Samarinda yaitu Kelurahan Bantuas. Kegiatan pertambangan pada wilayah ini, meninggalkan bekas galian berupa lubang-lubang pascatambang, dan lahan pascatambang yang dibiarkan begitu saja tanpa adanya, upaya berkelanjutan untuk memanfaatkan kawasan pascatambang tersebut. Akibatnya menimbulkan masalah, seperti pencemaran lingkungan. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi arahan pengembangan pada kawasan pascatambang batubara di Kelurahan Bantuas, agar lahan tersebut dapat kembali digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat. Analisis penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi kondisi fisik kawasan pascatambang, mengidentifikasi arahan pengembangan kawasan pascatambang, dengan melihat kesesuaian lahan pada kawasan pascatambang, untuk kegiatan-kegiatan yang dapat dikembangkan ada kawasan pascatambang. Kondisi fisik yang ditinggalkan dari kegiatan pertambangan, yaitu berupa lubang-lubang dan lahan pascatambang yang dibiarkan begitu saja. Berdasarkan analisis yang dilakukan didapatkan hasil sebagai berikut: dengan kondisi fisik yang ditinggalkan dari kegiatan pertambangan ini, maka dapat dijadikan sebagai salah satu potensi untuk mengembangkan kawasan pascatambang. Pengembangan kegiatan pada kawasan pascatambang dapat didukung dengan adanya infrastruktur yang ditinggalkan dari kegiatan pertambang. Adapun kegiatan yang dapat dikembangkan pada kawasan pascatambang batubara di Kelurahan Bantuas, yang didukung dengan kesesuaian lahan pada kawasan pascatambang antara lain: pariwisata, budidaya perikanan, dan perkebunan kelapa sawit. Pengembangan kegiatan-kegiatan tersebut berdasarkan hasil pembobotan dapat dikembangkan dengan kesesuaian lahan sesuai bersyarat, yang mana dapat dikembangkan pada kawasan pascatambang Kelurahan Bantuas, tetapi dengan beberapa faktor penghambat.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Arahan pengembangan, kawasan pascatambang batubara, Kota Samarinda
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota > 2016
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Perencanaan Wilayah dan Kota (S1)
Date Deposited: 10 Nov 2017 03:33
Last Modified: 10 Nov 2017 03:33
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/53756

Actions (login required)

View Item View Item