Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat Terhadap Program Pengembangan Nuklir Korea Utara Pada Masa Pemerintahan Barack Obama

Ertanto Rantung, Krisandhy (2017) Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat Terhadap Program Pengembangan Nuklir Korea Utara Pada Masa Pemerintahan Barack Obama.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Korea Utara merupakan negara pemilik nuklir dengan kekuatan militer yang sangat besar yang dinilai sebagai ancaman serius bagi dunia internasional khususnya Amerika Serikat. Dengan mengatasnamakan kemanusiaan dan gerakan non-proliferasi nuklir, Amerika Serikat berupaya mendesak Korea Utara agar mau menghentikan dan memusnahkan program pengembangan nuklirnya. Kebijakan luar negeri yang diambil pemerintah Amerika Serikat terhadap Korea Utara kali ini tentu menimbulkan pertanyaan, mengapa dan bagaimana Amerika Serikat tidak menggunakan strategi pre-emptive strike, padahal Korea Utara telah benar-benar terbukti mengembangkan dan memiliki senjata nuklir. Penelitian ini ialah mengenai kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap program pengembangan nuklir Korea Utara pada masa pemerintahan Barack Obama periode 2009-2016. Gedung Putih mengeluarkan pernyataan dari Presiden Obama yang menyatakan; ��Amerika Serikat tidak pernah, dan tidak akan menerima Korea Utara sebagai negara senjata nuklir. Bukannya memperoleh keamanan nasional dan tujuan pengembangan ekonomi yang dicita-citakan, tetapi aksi provokatif dari Korea Utara justru membawa isolasi dan kemiskinan bagi rakyatnya melalui usaha untuk mencapai kapabilitas senjata nuklir dan rudal balistik��. Metode yang dipakai dalam penelitian ini ialah menggunakan metode kualitatif. Sebagian besar data dikumpulkan dari hasil wawancara dan literatur serta didukung oleh studi pustaka, penelusuran data online, jurnal, ataupun laporan dari instansi terkait, dokumentasi dan observasi yang kemudian di analisis dengan pendekatan Ilmu Hubungan Internasional. Penelitian dilakukan di Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barack Obama lebih memilih pendekatan multilateral untuk mengelola konflik sekaligus menekankan ��smart power�� dan cenderung untuk melaksanakan kebijakan secara terpadu. Penekanan pada koordinasi dan konsultasi telah menjadi prinsip pertama dari setiap keputusan kebijakan pemerintahan Obama terhadap Korea Utara.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kebijakan Luar Negeri Amerika, Korea Utara, Nuklir
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Hubungan Internasional > 2017
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional (S1)
Date Deposited: 10 Nov 2017 03:33
Last Modified: 10 Nov 2017 03:33
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/53942

Actions (login required)

View Item View Item