Dampak Konversi Lahan Pertanian Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Studi Kasus KecaCibadak Kabupaten Sukabumimatan

Hatta, Abdul (2017) Dampak Konversi Lahan Pertanian Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Studi Kasus KecaCibadak Kabupaten Sukabumimatan.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Perkembangan suatu desa, kota atau wilayah merupakan hal yag tidak bisa dihindari, hal tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dan pertambahan jumlah penduduk yang mengakibatkan meningkatnya aktivitas. Sektor pertanian merupakan sektor strategis dan berperan penting dalam perekonomian nasioanl dan kelangsungan hidup masyarakat. Lahan sawah memiliki arti penting yakni sebagai media aktivitas bercocok tanam guna menghasilkan bahan pangan pokok bagi kebutuhan manusia. Dengan ditetapkannya Kecamatan Cibadak sebagai wilayah pengembangan daerah otonom baru (WP DOB), maka aktivitas manusia akan mengalami peningkatan, Setiap aktivitas yang dilakukan manusia akan membutuhkan ruang atau lahan untuk menunjang aktivitas tersebut. Perubahan lahan yang terjadi akan muncul persoalan baru yaitu pendapatan masyarakat, karena setiap lahan yang berubah alih fungsi akan menentukan kenaikan atau turunnya pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan guna lahan di Kecamatan Cibadak, serta dampak yang ditimbulkan terhadap pendapatan rumah tangga petani. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi dan penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi yang terkait. Dan metode analisis yang digunakan adalah analisis deksriptif dan analisis overlay. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah dapat teridentifikasinya perubahan guna lahan dan dampak terhadap pendapatan rumah tangga petani. Hasil penelitian menunjukkan 1,86 persen terjadi perubahan guna lahan dalam waktu kurun 7 tahun yaitu pada tahun 2006 ke tahun 2013, perubahan yang terjadi yaitu pada jenis lahan permukiman yang mengalami pertambahan luas lahan sekitar 47,137 Ha dan lahan pertanian mengalami penurunan sebesar 23,721 Ha. kemudian 1,19 persen terjadi perubahan guna lahan dalam kurun waktu 3 tahun dari tahun 2013 ke tahun 2016. Kecamatan Cibadak mengalami perubahan guna lahan sangat pesat setelah ditetapkan menjadi Wilayah Pengembangan Daerah otonom Baru, yang hasilnya jenis guna lahan permukiman bertambah luasnya sebesar 33,112 Ha dan jenis lahan pertanian berkurang sebesar 19,699 Ha. Perubahan fungsi guna lahan yang terjadi sangat berpengaruh pada pendapatan para petani, dari 100 responden pendapatan mereka mengalami kenaikan apabila dilihat secara menyeluruh, namun jika dilihat pendapatan mereka dari hasil lahan pertanian maka pendapatan mereka mengalami penurunan. 11 dari 100 responden yang telah melakukan konversi lahan pendapatan mereka mengalami peningkatan, karena mereka mengkonversikan lahannya dari lahan pertanian ke jenis lahan terbangun seperti kontrakan dan kost-kostan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: penggunaan lahan, perubahan guna lahan, pendapatan
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota > 2017
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Perencanaan Wilayah dan Kota (S1)
Date Deposited: 10 Nov 2017 03:33
Last Modified: 10 Nov 2017 03:33
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/53996

Actions (login required)

View Item View Item