ARAHAN pengembangan fasilitas wisata di kawasan pantai Cilauteureun Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut

Sulastri, Yuli (2004) ARAHAN pengembangan fasilitas wisata di kawasan pantai Cilauteureun Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pariwisata adalah industri yang kelangsungan hidupnya sangat ditentukan oleh baik buruknya lingkungan. Pariwisata sangat peka terhadap kerusakan lingkungan, misalnya pencemaran limbah domesti yang berbau, sampah kotor yang bertumpuk dan kerusakan pemandangan oleh penebangan hutan, gulma air di danau, gedung dengan letak dan arsitektur yang tidak sesuai, serta sikap penduduk yang tidak ramah. Salah satu asset kepariwisataan yang ada di Kabupaten Garut adalah obyek wisata Pantai Cialuteureun yang terletak di Desa Pamalayan Kecamatan Cikelet. Pantai ini mempunyai daya tarik wisata yang cukup potensial dengan keindahan pantai dan bentangan alam yang cukup menarik serta dengan ombak besar yang tidak kalah menariknya dengan obyek wisata lain. Kawasan obyek wisata Pantai Cilauteureun mempunyai potensi yang dapat dikembangkan untuk menarik wisatawan yang datang, baik wisatawan asing maupun wisatawan domestik. Salah satu faktor pendukung untuk dapat mengembangkan obyek wisata tersebut adalah pengolahan potensi alam dan pengembangan fasilitas wisata yang dapat menarik para wisatawan. Adapun tujuan yang hendak dicapai dari studi ini adalah pengembangan pariwisata khususnya wisata Pantai Cilauteureun dan salah satu strateginya adalah melalui pengembangan fasilitas di sekitar kawasan wisata pantai Cilautereun dengan melihat sediaan dan permintaan terhadap fasilitas wisata. Sedangkan metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda analisis kualitatif dan metoda kuantitatif. Metoda kualitatif merupakan analisis yang dilakukan tidak berdasarkan hubungan matematika tetapi berdasarkan logika mengenai suatu keadaan yang diungkapkan secara deskriptif dan didasari oleh penguraian sebab akibat. Analisis ini digunakan untuk menjelaskan analisis yang tidak dikuantitatifkan sehingga di hasilkan suatu kesimpulan, rekomendasi tentang pengembangan fasilitas wisata berdasarkan dari hasil kuesioner. Sedangkan metoda kuantitatif merupakan bentuk analisis yang dilakukan dengan menggunakan model – model matematik, dalam metoda kuantitatif ini digunakan analisis tabulasi silang. Dari hasil pembahasan diketahui bahwa sediaan dan permintaan fasilitas wisata sangat berpengaruh terhadap pengembangan obyek wisata. Untuk memastikan apakah terdapat pengaruh antara sediaan dan pemintaan pengunjung terhadap fasilitas wisata, maka dilakukan perhitungan dengan menggunakan metoda tabulasi silang untuk menunjukkan tingkat korelasi. Selain itu dilihat juga kesesuaian antara sediaan dan permintaan, sehingga diketahui fasilitas apa saja yang dibutuhkan. Dengan diketahuinya failitas wisata yang harus disediakan maka dilakukan arahan pengembangan fasilitas wisata di kawasan Pantai Cilauteureun.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota > 2004
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Perencanaan Wilayah dan Kota (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/5578

Actions (login required)

View Item View Item