Perilaku Komunikasi Calon Anggota Legislatif Perempuan Dalam Pemilu 2014 (studi kasus mengenai perilaku komunikasi calon anggota legislatif perempuan dari partai GERINDRA dan partai keadilan sejahtera (PKS) di daerah pemilhan satu kota bandung dalam pemil

Pradana Ugan, A (2016) Perilaku Komunikasi Calon Anggota Legislatif Perempuan Dalam Pemilu 2014 (studi kasus mengenai perilaku komunikasi calon anggota legislatif perempuan dari partai GERINDRA dan partai keadilan sejahtera (PKS) di daerah pemilhan satu kota bandung dalam pemil.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perilaku Komunikasi Calon Anggota Legislatif Perempuan dalam PEMILU Legislatif terhadap Konsituen di Daerah Pemilihan Satu Kota Bandung. Penelitian ini membahas tentang perilaku komunikasi dilihat dari komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan motif yang melatari perilaku komunikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Proses pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Selain itu, teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi partisipasif, dokumentasi, dan pencarian data di internet. Teknik analisa data yang digunakan adalah model siklus Miles dan Huberman untuk membahas mengenai permasalahan penelitian. Hasil penelitian diperoleh bahwa perilaku komunikasi dilihat dari komunikasi verbal berupa penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Sunda pada waktu tertentu, dan kalimat salam yang umum digunakan. Sedangkan komunikasi non verbal berupa bahasa tubuh terdapat gerakan tangan dan kepala, ekspresi wajah dan kontak mata. Lalu dilihat dari penampilan fisik busana baju partai berlogo Partainya serta karakter fisik. Yang terakhir adanya motif alasan menjadi CALEG dan motif tujuan menjadi CALEG dalam membentuk perilaku komunikasi tersebut. Simpulan perilaku komunikasi Calon Anggota Legislatif Perempuan dalam memberikan sosialisasi dan kampanye terhadap konsituen berupa penggunaan bahasa Indonesia serta sesekali berbahasa Sunda, penggunaan salam sambutan biasa berupa salam Islami, penggunaan gerakan tangan dan kepala, ekspresi wajah dan kontak mata yang ditunjukan, penggunaan baju partai berlogo Partai, karakter fisik yang dimiliki dan yang terakhir adalah adanya motif masa lalu yang berasal dari pengalaman dan lingkungan keluarga serta motif masa depan untuk perubahan Kota Bandung dan mensejahterakan Bangsa. Saran sebaiknya Calon Anggota Legislatif Perempuan mempertahankan bahasa ringan yang digunakan sehari-hari, memperhatikan penampilan fisik dan bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Politik, Perilaku Komunikasi, Komunikasi Verbal, Komunikasi Non Verbal, Motif.
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Ilmu Komunikasi > 2015
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:35
Last Modified: 16 Nov 2016 07:35
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/572

Actions (login required)

View Item View Item