Analisis Sistem Perawatan Mesin Milling Menggunakan Metode FMECA (studi Kasus Di CV Grand Manucaturing Indonesia)

Nuswatoro, Ilham (2018) Analisis Sistem Perawatan Mesin Milling Menggunakan Metode FMECA (studi Kasus Di CV Grand Manucaturing Indonesia).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Seiring dengan meningkatnya perkembangan proses produksi, perusahaan pada umumnya berfokus pada pembuatan produk yang dilakukan terus menerus. Proses produksi akan berpengaruh pada kondisi produktivitas suatu perusahaan, baik itu mesin maupun operator. Indikator produktivitas yang menurun mempunyai hubungan dengan perawatan fasilitas produksi perusahaan. Perawatan merupakan kegiatan merawat fasilitas perusahaan, dalam hal ini mesin. Mesin yang terawat sudah tentu sangat membantu perusahaan untuk menghasilkan produk secara optimal, baik dari kualitas maupun kuantitas. Penelitian ini dilakukan di CV. Grand Manufacturing Indonesia. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah mengenai proses pemeliharaan atau perawatan mesin yang belum optimal, yang disebabkan karena prosedur atau metode yang sudah ada tidak berjalan dengan baik. Perawatan yang ada hanya terfokus pada pengecekan, pembersihan mesin, memperbaiki atau penggantian komponen yang rusak serta penggantian oli. Hal ini akan berdampak pada mesin mudah rusak atau keandalan mesin akan berkurang serta kinerja dari mesin tidak akan optimal. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode Effects and Criticality Analysis (FMECA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerusakan yang dialami mesin, mencari penyebab serta akibat yang ditimbulkan oleh rusaknya komponen dan mengidentifikasi efek-efek buruk yang akan terjadi apabila mesin tersebut mengalami kerusakan. Pada penelitian ini dilakukan sesuai dari prosedur metode yang digunakan. Dari penelitian yang dilakukan di CV. Grand Manufacturing Indonesia ini, dengan menggunakan metode FMECA dapat diketahui komponen kritis yang menempati prioritas dalam tindakan perawatan, yaitu komponen fan belt dan cutter. Kerusakan yang dialami oleh kedua komponen ini adalah putus serta mengalami aus. Dari hasil penelitian ini diharapkan perusahaan dapat mengetahui kerusakan mesin serta mampu melakukan tindakan perbaikan yang lebih baik. .

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: RPN (Risk Priority Number), Failure Mode Effects and Criticality Analysis.
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2018
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Date Deposited: 31 Jan 2019 10:24
Last Modified: 31 Jan 2019 10:24
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/58887

Actions (login required)

View Item View Item