Diskursus Generasi Millennial Dalam Tayagan Indonesia Lawyer Club (Ilc) Tvone (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Generasi Millennial Oleh Wakil Ketua Dpr Fahri Hamzah Kepada Tsamara Amani Dalam Dialog Ilc Bertema Dpr Versus Kpk Semakin Runcing. Edi

Kurniawan, Egi (2018) Diskursus Generasi Millennial Dalam Tayagan Indonesia Lawyer Club (Ilc) Tvone (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Generasi Millennial Oleh Wakil Ketua Dpr Fahri Hamzah Kepada Tsamara Amani Dalam Dialog Ilc Bertema Dpr Versus Kpk Semakin Runcing. Edi. Diploma thesis, Universitas Komputer Indonesia.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Diskursus Generasi ��millenial�� merupakan wacana yang dimunculkan Fahri Hamzah dalam tayangan Indonesia Lawyer Club (ILC) tvOne. Tamparan argumen pulitikus muda Generasi��millenial�� Tsamara Amani membuat goyah sang politikus kawakan Fahri Hamzah hingga respon Fahri tak menyentuh substansi dari yang dipertanyakan. Tsamara angkat bicara lantaran KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) jadi objek pansus hak angket DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) karena menurutnya Fahri merupakan inisiator dibalik pelemahan KPK, kesesatan berfikir sang wakil ketua DPR ini menjadikan dua kubu yang bersebrangan antara pihak DPR Versus KPK Semakin Runcing. Dalam politik tak ada yang spontanitas atau semuanya (by design). Pendukung garis keras KPK menggunakan kesempatan permainan ini untuk strategi politiknya kedepan. Skenario dibalik wacana yang digulirkan para politikus memuat doktrin, ideologi dan tujuan kekuasaan atau popularitas. Sosok Fahri yang terkenal fasih secara retoris dengan berbagai kontroversinya berusaha menarik simpatik Generasi ��millennial�� seperti Tsamara Amani untuk dijadikan karpet merah politiknya begitu juga dengan Tsamara yang membawa nama Generasi Millennial untuk dijadikan sebagai senjata politiknya. Praktik wacana (Discouse Practice) Tsamara Amani berisi tentang mentalitas Tsamara dalam strategi politiknya, meski demikian Generasi millennial harus tau bahwa kehausan dalam kekuasaan akan ditunjukkan pada kontestasi selanjutnya. Kekuasaan menjadi modal utama untuk mengakomodir segala kecurigaan asumsi-asumsi negatif karena pada dasarnya kedua belah pihak membela lembaga yang berbeda dan mencari panggung politik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Diskursus, Generasi Millennial, Fahri Hamzah, Tsamara Amani, peraktik wacana, kekuasaan.
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Ilmu Komunikasi > 2018
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi (S1)
Date Deposited: 31 Jan 2019 10:25
Last Modified: 31 Jan 2019 10:25
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/59380

Actions (login required)

View Item View Item