PENGARUH MODAL SENDIRI TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS PADA KOPERASI PEGAWAI BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL (BKKBN) BANDUNG

Herlina, Elin (2005) PENGARUH MODAL SENDIRI TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS PADA KOPERASI PEGAWAI BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL (BKKBN) BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Koperasi BKKBN sebagai perusahaan yang bergerak di bidang ekonomi dan berasaskan kekeluargaan serta dapat meningkatkan kegiatan perekonomian di Indonesia, dan dapat mensejahterakan para anggotanya. Dalam menjalankan usahanya koperasi memerlukan modal dan diantaranya yaitu modal sendiri yang merupakan faktor penting di koperasi dalam menjalankan usahanya. Karena modal sendiri digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan operasionalnya, untuk itu pihak manajemen perlu untuk mengelola dan mengatur modal sendiri dengan seefektif mungkin. Selain dari modal sendiri yang perlu di perhatikan adalah likuiditas dari koperasi. Likuiditas itu perlu di perhatikan agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan dalam pengelolaan koperasi, karena koperasi itu di nilai likuid apabila mampu memenuhi kewajiban-kewajibannya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi modal sendiri, untuk mengetahui tingkat likuiditas dan untuk mengetahui pengaruh modal sendiri terhadap tingkat likuiditas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan secara kuantitatif. Teknik pengujian statistik yang digunakan adalah perhitungan korelasi Pearson Product Moment, Koefisien Determinasi dan Uji Hipotesis. Adapun hasil pengujian korelasi modal sendiri terhadap likuiditas pada koperasi BKKBN yang diukur dengan menggunakan Current Ratio, Quick Ratio dan Cash Ratio yaitu terdapat korelasi negatif yang cukup erat antara modal sendiri pada Current Ratio dan Quick ratio yang artinya korelasi antara variabel mempunyai hubungan yang cukup erat dan berlawanan arah, dan terdapat korelasi positif yang cukup erat antara modal sendiri pada Cash Ratio yang artinya korelasi antara variabel mempunyai hubungan yang tidak erat / rendah dan searah. Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka dapat disimpulkan maka thitung < ttabel artinya H1 ditolak dan H0 diterima, dengan kata lain bahwa modal sendiri mempunyai pengaruh pada tingkat likuiditas tetapi mempunyai pengaruh yang sangat kecil pada koperasi BKKBN. Dari hasil analisis statistik yang telah dilakukan maka disarankan koperasi BKKBN lebih meningkatkan jumlah modal asing disamping modal sendiri agar kegiatan koperasi berjalan lancar.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Akuntansi > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Akuntansi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/5971

Actions (login required)

View Item View Item