PERANAN ANGGARAN BIAYA PRODUKSI DALAM PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PT. AGRONESIA DIVISI INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN (BMC)

Yulianti, Nina (2005) PERANAN ANGGARAN BIAYA PRODUKSI DALAM PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PT. AGRONESIA DIVISI INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN (BMC).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Anggaran merupakan suatu rencana yang di susun secara teliti dalam nilai uang dan sekaligus merupakan alat pengendalian dari operasional perusahaan. Rencana dan sasaran suatu perusahan telah tercermin secara formal dan sistematis dalam anggaran. Jadi anggaran merupakan suatu pedoman dan standar yang ditetapkan oleh perusahan untuk melaksanakan kegiatan usahanya dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyusunan anggaran biaya produksi, selisih anggaran dan realisasi anggaran biaya produksi serta seberapa berperan anggaran biaya produksi sebagai alat pengendalian biaya produksi yang dilakukan oleh PT. Agronesia Divisi Industri Makanan dan Minuman (BMC). Adapun metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Analisis, yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data yang berhubungan dengan Variabel Independent (X) dan Variabel Dependent (Y), yang sesuai keadaan objek dan berdasarkan fakta pada PT. Agronesia Divisi Industri Makanan dan Minuman (BMC), kemudian data diolah dan diproses lebih lanjut dengan berdasarkan teori yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di PT. Agronesia Divisi Industri Makanan dan Minuman (BMC), dalam penyusunan anggaran biaya produksi pada perusahaan telah dilakukan secara baik, dimana telah melibatkan peran serta seluruh bagian yang terkait, sebelum ditetapkan mendapatkan pengesahan. Selisih/penyimpangan yang terjadi di perusahaan selama dua periode yaitu tahun 2003 sampai 2004 dapat dikategorikan sudah sangat baik, karena realisasi anggaran yang diperoleh dibandingkan dengan anggaran yang ditetapkan perusahaan tidak terdapat selisih yang terlalu jauh sehingga anggaran dapat terkendalikan oleh pihak manajemen perusahaan. Dimana perusahaan telah menetapkan batas toleransi penyimpangan sebesar 12%. Sehingga peranan anggaran biaya produksi dalam pengendalian biaya produksi pada PT. Agronesia Divisi Industri Makanan dan Minuman (BMC) dapat dikategorikan sudah baik.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Akuntansi > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Akuntansi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/6028

Actions (login required)

View Item View Item