Analisis Kinerja Perusahaan Menggunakan Metode Balance Scorecard Dan SIx Sigma Di PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Bandung

Wahyudi, Agung (2016) Analisis Kinerja Perusahaan Menggunakan Metode Balance Scorecard Dan SIx Sigma Di PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Bandung.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

PT INTI (Persero) sebagai perusahaan BUMN yang berdiri pada tahun 1974, telah mengalami banyak perubahan dan penambahan lingkup bisnis. Pada periode 2014 mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. PT INTI (Persero) mengalami kerugian yang cukup besar, serta margin yang cukup besar pula antara perolehan penjualan dengan target yang telah ditentukan dalam RKAP PT INTI periode berjalan. Hal ini disebabkan oleh hambatan-hambatan yang terjadi baik dari internal maupun eksternal perusahaan. Selain itu, penelitian yang dilakukan pun berdasarkan atas penelitian terdahulu (Sali Anindy, 2010) yang akan dianalisis kembali dengan objek penelitian yang sama tetapi dengan desain penelitian yang baru yaitu menggunakan metode Balance Scorecard dan Six Sigma. Konsep sistem penilaian kinerja yang memuat semua perspektif keuangan maupun non keuangan seperti perspektif pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan, dikemas kedalam sebuah kerangka kerja komperhensif yang menerjemahkan visi dan misi perusahaan dalam seperangkat ukuran kinerja terintegrasi yang disebut Balance scorecard. Sedangkan Six Sigma adalah metode untuk mengurangi variasi dan mengeliminasi kesalahan (defect) dalam sebuah proses dan berfokus untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen. Setelah digunakan integrasi dengan kedua metode tersebut, diharapkan dapat diketahui penilaian kinerja perusahaan serta terhambatnya pencapaian target kinerja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja PT INTI (Persero) mempunyai kriteria cukup baik, apabila dilihat dari seluruh perspektif. Nilai 0,0166 pada key performance indicator (KPI) untuk tingkat pertumbuhan pelanggan yang merupakan bagian dari perspektif pelanggan, memiliki penilaian kinerja yang paling rendah diantara ketiga perspektif lainnya. Terdapat tiga faktor penentu Critical To Quality (CTQ) yang menjadi penghambat tercapainya target kinerja perusahaan yaitu kurangnya kemampuan perusahaan untuk bersaing, ketatnya persaingan pada industri sejenis, dan alokasi sumber daya tidak merata. Nilai 3,10 sigma, menjadikan PT INTI (Persero) kualitas kinerjanya berada pada kisaran industri (manufaktur/jasa) di Indonesia pada umumnya. Kata Kunci : Penilaian Kinerja, Balance Scorecard, Six sigma

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Penilaian Kinerja, Balance Scorecard, Six sigma
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2015
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:35
Last Modified: 16 Nov 2016 07:35
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/614

Actions (login required)

View Item View Item