PENENTUAN INTERVAL WAKTU OPTIMAL PENGGANTIAN PAHAT PADA MESIN CNC (COMPUTER NUMERICALLY CONTROLLED) DI PT. KARYA TEKNIK MANDIRI SUKABUMI

Safari, Dedi (2005) PENENTUAN INTERVAL WAKTU OPTIMAL PENGGANTIAN PAHAT PADA MESIN CNC (COMPUTER NUMERICALLY CONTROLLED) DI PT. KARYA TEKNIK MANDIRI SUKABUMI.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pada dasarnya perawatan (Maintenance) merupakan suatu kegiatan yang diarahkan pada tujuan untuk menjamin kelangsungan fungsional suatu sistem produksi, sehingga dari sistem tersebut dapat diharapkan menghasilkan output sesuai dengan yang dikehendaki. Dalam hal ini mengarah kepada peningkatan efektivitas perawatan mesin dan peralatan dengan cara perawatan terjadwal yang mencakup perawatan pencegahan (Preventive Maintenance) dan perawatan penggantian (Corrective Maintenance). Penelitian ini dilakukan pada mesin bubut CNC (Computer Numerically Controlled) dan yang menjadi komponen kritisnya adalah pahat (Chisel) hal ini diperoleh melalui perhitungan dengan diagram pareto, yaitu berdasarkan biaya perawatan yang paling tinggi sebesar Rp. 1.162.500 / tahun. Hasil pengujian kecocokan distribusi waktu antar kerusakan dengan menggunakan uji statistik non parametrik Kolmogorov Smirnov, memberikan hasil bahwa waktu antar kerusakan mengikuti distribusi Weibull dua parameter. Dan parameternya diketahui melalui metode pendekatan linier regresi (least square), yaitu a sebesar 70,988 dan nilai b sebesar 1,983483. Kriteria minimasi ongkos perawatan menjadi pilihan dalam penelitian ini, karena diharapkan perusahaan akan dapat menghemat ongkos perawatan mesin dengan tanpa mengurangi tingkat keandalan (Reliability) dan kemampuan produksi (Availability) dari mesin yang bersangkutan. Pemilihan model perawatan yang sesuai sangat menentukan efektifitas dan efisiensi waktu serta biaya yang dikeluarkan. Dalam model Age Replacement penggantian komponennya berdasarkan umur pakai komponen itu sendiri, sedangkan model Interval Replacement penggantian komponennya berdasarkan interval waktu yang tetap tanpa memperhatikan umur pakai dari komponen yang bersangkutan. Pemilihan interval waktu perawatan yang optimum tersebut didasarkan pada perhitungan biaya yang paling minimum untuk tiap interval waktu perawatannya. Dari metode Age Replacement diperoleh interval waktu penggantian pencegahan (tp) setiap 73 jam dengan biaya (Ctp) sebesar Rp. 830,2968341. Sedangkan dengan menggunakan metode Interval Replacement diperoleh interval waktu penggantian pencegahan (tp) setiap 70 jam dengan biaya (Ctp) sebesar Rp. 863,1453696.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/6177

Actions (login required)

View Item View Item