ANALISIS KECELAKAAN KERJA DI PABRIK DIVISI SSP II PT. KRAKATAU STEEL CILEGON

Wibawa, Ginanjar (2005) ANALISIS KECELAKAAN KERJA DI PABRIK DIVISI SSP II PT. KRAKATAU STEEL CILEGON.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Masalah keselamatan dan kesehatan kerja merupakan suatu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam sistem manajemen perusahaan. Karena, dalam hal ini menyangkut kegiatan atau aktivitas-aktivitas yang melindungi dan memelihara sumber daya atau input yang dimiliki perusahaan seperti, peralatan, fasilitas, dan pekerja dari bahaya kerja atau kecelakaan yang dapat membahayakan dan merugikan perusahaan. Kecelakaan kerja dapat dikurangi bila para pekerja, baik secara sadar atau tidak sadar, memiliki motivasi keselamatan. Sikap ini harus mewarnai kegiatan-kegiatan operasional perusahaan, dan kebijakan perusahaan untuk menekankan pada keselamatan dan kesehatan kerja menjadi hal yang sangat penting. PT. Krakatau Steel merupakan suatu perusahaan yang memproduksi baja, yang berpotensi mengandung bahaya atau kecelakaan yang tinggi. PT. Krakatau Steel ini terdiri dari beberapa divisi, yang salah satunya yaitu divisi SSP II (Slab Steel Plant). Dari beberapa pendapat yang mengemukakan mengenai faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja, faktor penyebab kecelakaan kerja dapat digolongkan menjadi empat bagian, yaitu faktor manusia, mesin/peralatan, lingkungan kerja, dan metode. Dasar itulah yang menjadikan penulis untuk meneliti faktor kecelakan kerja yang terjadi dengan mengidentifikasi tiap penyebab/faktor dari kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik Divisi SSP II. Identifikasi kecelakaan dilakukan dengan observasi langsung, wawancara, juga data yang diperoleh dari arsip perusahaan. Setiap faktor penyebab kecelakaan diuraikan sesuai kondisi yang terjadi, dengan menggunakan salah satu metode 7 tools, fish bone, sehingga dapat diketahui faktor yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Setelah hasil identifikasi didapat kemudian dilakukan penguraian penyebab kecelakaan kerja dengan menggunakan fish bone, didapatkan faktor yang menjadi penyebab dari kecelakaan tersebut. Dari hasil tersebut, Faktor manusia (human eror) merupakan faktor utama yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut terjadi. Kurangnya koordinasi diantara para pekerja maupun juga pekerja dengan atasan diatasnya dapat menjadi faktor terhambatnya kelancaran dalam pekerjaan. Untuk itu diperlukan kembali kesadaran (motivasi) yang tinggi dari para untuk mampu bekerja dalam keadaan selamat. Pengawasan dari pihak terkait dalam mengawasi dan memberi pengarahan kepada pekerjanya dalam menyelesaikan pekerjaan, juga menjadi faktor pendukung dalam menciptakan suatu kondisi kerja yang aman dan nyaman.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/6210

Actions (login required)

View Item View Item