PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP PERILAKU PASCA MENGINAP PADA HOTEL KEDATON

L, Elizabet and Manuputty, (2005) PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP PERILAKU PASCA MENGINAP PADA HOTEL KEDATON.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang dianggap memiliki kemampuan untuk menyumbangkan devisa terbesar setelah minyak dan gas bumi pada Negara. Akan tetapi saat ini dunia kepariwisataan Indonesia tengah mengalami penurunan, hal ini dapat dilihat dari perolehan devisa yang menurun dibandingkan dengan pendapatan beberapa tahun kebelakang. Beberapa penyebabnya adalah kasus pemboman yang terjadi di Indonesia yang sangat jelas mempengaruhi dan mengembuskan kecemasan mendalam akan mengguncang dunia pariwisata Indonesia dan masalah travel warning (peringatan untuk bepergian) ke Indonesia. Berbagai pihak di Indonesia baik yang berhubungan langsung maupun tidak dengan dunia pariwisata dilanda rasa waswas. Yang paling dikhawatirkan adalah akan terjadi eksodus wisatawan asing sebelum waktu lancongnya berakhir di Indonesia. Atau para tamu mendadak check out dari hotel dan kembali ke negara asalnya. Oleh karena itu pemerintah berusaha untuk kembali mendorong agar wisatawan asing datang dengan menyatakan bahwa Indonesia telah aman untuk dikunjungi. Dan untuk dunia pariwisata kota Bandung sendiri, penyebab menurunnya perolehan pendapatan selain kasus pemboman adalah tingkat kemacetan yang tinggi. Perkembangan sektor pariwisata mempengaruhi perkembangan indutri-industri pendukung seperti hotel, restoran dan cafe. Khususnya hotel sebagai usaha akomodasi merupakan ujung tombak dalam menampung jumlah wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia. Terpuruknya dunia pariwisata saat ini memberikan imbas yang besar bagi usaha perhotelan sehingga timbul persaingan yang cukup ketat. Persaingan ini mendorong perusahaan memperbaiki segala kinerjanya agar dapat memenangkan persaingan. Pada prinsipnya hotel adalah salah satu bentuk perdagangan jasa. Sebagai industri jasa, setiap pengusaha hotel akan berusaha memberikan pelayanan yang maksimal bagi para tamunya. Dengan kata lain kekuatan dari usaha ini ialah bagaimana para pelaku usaha menawarkan jasa yang terbaik kepada para tamunya. Tiap hotel akan berusaha memberikan nilai tambah (value added) yang berbeda terhadap produk dan jasa serta pelayanan yang diberikan kepada tamunya. Nilai tambah inilah yang membuat satu hotel berbeda dari yang lainnya, yang akhirnya menyebabkan mengapa orang punya alasan sendiri memilih hotel itu dibandingkan dengan hotel yang lainnya. Dan dalam bisnis perhotelan ada banyak hal yang dapat ditawarkan kepada tamu untuk memenuhi kebutuhan mereka yang merupakan produk hotel seperti kamar hotel (rooms), pelayanan makan dan minum (food & beverage), dan lain-lain. Namun banyak produk/jasa yang disediakan hotel ternyata tidak sesuai dengan harapan dan keinginan para tamu. Agar bisa memenuhi harapan dan keinginan para tamu selain penambahan fasilitas kamar dan sarana penunjang lainnya, kualitas pelayanan kepada konsumen juga akan ditingkatkan. Sebab pelayanan merupakan kunci keberhasilan pengelolaan hotel, selain kenyamanan. Petugas hotel harus ramah tamah dan menu masakan mesti sesuai dengan keinginan konsumen.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Manajemen > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/6226

Actions (login required)

View Item View Item