TINJAUAN HUKUM MENGENAI TRANSAKSI PERDAGANGAN SAHAM TANPA WARKAT (SCRIPLESS TRADING) DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL.

Ahmad Hilal Ramadhani, Denny (2005) TINJAUAN HUKUM MENGENAI TRANSAKSI PERDAGANGAN SAHAM TANPA WARKAT (SCRIPLESS TRADING) DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Sistem Perdagangan Saham Tanpa Warkat (scripless trading) merupakan strategi untuk menciptakan Pasar Modal yang teratur, wajar dan efisien guna memenuhi standar Pasar Modal internasional dan menciptakan peluang bagi para pelaku pasar. Namun demikian, pelaksanaan sistem perdagangan saham tanpa warkat ini mempunyai implikasi yuridis terutama berkenaan dengan pembuktian dan peralihan hak milik atas saham. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui, apakah perjanjian jual beli saham tanpa warkat di Bursa Efek telah memenuhi ketentuan syarat-syarat sahnya perjanjian menurut Kitab Undang-undang Hukum Perdata, dan mengetahui bagaimana bagaimana kekuatan pembuktian data elektronik dalam hal penyelesaian Transaksi saham tanpa warkat jika terjadi sengketa para pihak. Penelitian yang dilakukan bersifat Deskriptif Analitis, yaitu menggambarkan atau melukiskan fakta-fakta berupa data sekunder dengan bahan hukum primer. Bahan hukum sekunder (pendapat para ahlli, karya ilmiah para sarjana) dan bahan hukum tersier (media cetak dan media elektronik) tentang pelaksanaan perdagangan tanpa warkat melalui internet. Pendekatan yang dilakukan penulis adalah pendekatan secara Yuridis Normatif, Yuridis Normatif yaitu mengkaji dan menguji data sekunder dengan bahan hukum primer. Bahan hukum sekunder (pendapat para ahli, karya ilmiah para sarjana). Berdasarkan penelitian dan analisis data diperoleh hasil sebagai berikut : Mekanisme jual beli saham tanpa warkat (scripless trading) dasarnya sama dengan jual beli biasa dan harus memenuhi syarat syahnya perjanjian. Terjadinya perubahan pembuktian hak milik atas saham dari bentuk fisik berupa sertifikat saham menjadi bentuk lain yakni bukti tertulis data elektronik yang dikeluarkan oleh KSEI, untuk beralihnya hak milik atas saham dalam perdagangan saham tanpa warkat, terjadi pada saat penyerahan Efek atau pada waktu Efek dimaksud dikurangkan dari rekening Efek yang satu dan kemudian ditambahkan pada rekening Efek yang lain pada saat penyelesaian pemindah-bukuan (book entry settlement).

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Hukum > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/6279

Actions (login required)

View Item View Item