PUSAT REHABILITASI STROKE NEO-HUMANIS DI BANDUNG.

Kamaludin, Erwin (2005) PUSAT REHABILITASI STROKE NEO-HUMANIS DI BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pada era modern ini jumlah kasus stroke sangat meningkat, penyakit ini dapat menyerang secara tiba-tiba dan dapat mengenai setiap usia, tetapi sebagian besar pada kelompok usia diatas 45 tahun. Dengan bertambahnya usia harapan hidup, dapat diramalkan angka kejadian stroke akan semakin bertambah terutama di negara berkembang dimana usaha-usaha pencegahannya belum memadai. Ditambah lagi dengan berubahnya gaya hidup ( life style ), terutama di perkotaan, seperti makanan yang tinggi lemak, merokok, dan lain-lain akan menambah lagi angka kejadian penyakit ini. Stroke merupakan penyebab kematian manusia nomor tiga setelah penyakit jantung dan kanker. Mereka yang bertahan hidup sebagian menderita kecacatan yang seringkali menjadi beban bagi pasiennya sendiri, keluarga dan bahkan tempat pasien bekerja. Penanganan pasca pengobatan stroke memang masih sangat jauh dari harapan, di Bandung khususnya dan Jawa Barat umumnya dengan jumlah penduduk yang begitu padat hanya ada satu instansi yang mengakomodasi pelayanan rehabilitasi penyakit stroke itupun dilakukan terbatas pada konsultasi, medical cek-up dan beberapa terapi hal ini diperparah dengan pengetahuan masyarakat yang masih sangat minim akan pentingnya penanganan penyakit stroke pasca pengobatan medis. Pusat Rehabilitasi Stroke Neo-Humanis adalah pusat rehabilitasi stroke yang berupaya mengakomodasi semua kebutuhan pengobatan dan pelayanan kesehatan yang mengkhususkan diri terhadap kasus stroke terutama pasca pengobatan medis pada penderita yang mengalami gangguan mobilitas fungsi tubuh. Metode yang digunakan diistilahkan dengan The Neo-Humanistic Way yaitu suatu metode penyembuhan penyakit stroke dengan menggabungkan metode mutakhir barat dengan pendekatan holistik ( pendekatan secara menyeluruh ) budaya timur. Perpaduan dua unsur budaya inilah yang mendorong perancang tertarik untuk mengangkat masalah perancangan interior dan penunjang lainnya dari pusat rehabilitasi stroke ini selain permasalah yang telah di diuraikan diparagraf sebelumnya yaitu untuk memberikan pelayanan dan penanganan yang tepat bagi penderita stroke juga sebagai alat dalam usaha untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dibidang kesehatan.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Desain > Desain Interior > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain > Desain Interior (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/6322

Actions (login required)

View Item View Item