KAMPANYE WASPADA HAMA WERENG KEPADA PETANI DI JAWA BARAT

Setyo P, Sutejo (2005) KAMPANYE WASPADA HAMA WERENG KEPADA PETANI DI JAWA BARAT.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Masyarakat Indonesia, khususnya dalam lingkungan pertanian, pasti ingat hama wereng coklat pada pertengahan tahun 70-an telah menyebabkan bencana nasional dalam budidaya padi. Demikian pula hama dan penyakit lain, meskipun tidak berskala nasional, telah tercatat sebagai faktor potensial dalam penurunan produksi padi ( Sakti, 2003 :10 ). Hama wereng merusak tanaman padi dengan menghisap cairan pada batang dan daun padi sehingga padi mati kekeringan, jika jumlah populasi wereng tidak terkendali, maka sawah satu hamparan harus dibakar agar tidak menyebar ke lahan sawah lain keadaan ini disebut puso. Dampaknya petani mengalami kerugian hasil panen yang tidak produktif, atau bahkan gagal panen total. Umumya para petani sangat mengetahui tentang masalah hama wereng, namun mereka kurang waspada terhadap hama wereng dengan alasan aktifitas wereng jarang terjadi di sawah mereka. Pemahaman atau metode para petani masih konvensional dalam bertani, yang menyebabkan pengendalian hama petani kurang efektif. Contoh kasus petani pemula mengikuti ajaran petani utama (senior) menanam persemaian padi dari padi hasil panen, persemaian padi dari hasil padi panen dapat mengurangi kualitas tahan hama. Faktor biayapun sangat berpengaruh dan meraka tidak mampu membeli pupuk, bibit unggul dan menyemprot hama, para petani tidak mengikuti lima hal anjuran pemerintah ( Panca Usaha Tani ) adalah pengguanaan bibit unggul, pengolahan tanah yang baik, pengairan yang baik, pemupukan yang seimbang dan pengendalian hama dan penyakit yang teratur. Pemerintah telah menyediakan instansi terkait seperti Koperasi Unit Desa (KUD) yang menyediakan pinjaman bibit ungul, pestisida atau pinjaman modal dana di awal musim panen, namun tidak sedikit petani yang enggan meminjam koperasi karena alasan lain. Namun usaha yang berpengaruh mencegah serangan hama wereng terhadap padi petani perlu dilakukan, dan usaha yang tepat adalah dengan cara kampanye atau membujuk petani melakukan pencegahan terhadap serangan wereng. Kampanye yang dilakukan merupakan kampanye periklanan yang memimlih beberapa media yang sesuai dengan karakteristik dan kegiatan pertanian dengan konsep memotivasi dan membujuk petani melakukan pencegahan dengan dikemas dalam ilustrasi, warna, lay-out, tipografi yang sesuai dengan konsep perancangan.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/6334

Actions (login required)

View Item View Item