PENGARUH PELAKSANAAN PERSONAL SELLING YANG DILAKUKAN OLEH PARA DETAILER TERHADAP SIKAP DOKTER PADA PT. TUNGGAL IDAMAN ABDI BANDUNG.

Moh, and Adham, Rachmani (2005) PENGARUH PELAKSANAAN PERSONAL SELLING YANG DILAKUKAN OLEH PARA DETAILER TERHADAP SIKAP DOKTER PADA PT. TUNGGAL IDAMAN ABDI BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Kesehatan merupakan faktor yang penting, sehingga usaha disektor kesehatan mutlak untuk diperhatikan. Dalam hal ini obat merupakan unsur yang tidak bisa dipisahkan dari masalah kesehatan. Penyedian obat yang memadai dapat menunjang terwujudnya masyarakat yang sehat. Industri farmasi merupakan industri yang berkembang pesat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk dan semakin banyaknya jenis penyakit. Hal ini menyebabkan bertambahnya jumlah industri farmasi sehingga terjadi persaingan pada industri ini. Dalam menghadapi persaingan ini pemasaran memegang peranan penting, karena pemasaran adalah salah satu alat untuk mencapai keberhasilan. Kesadaran akan pentingnya pemasaran pun dirasakan perusahan farmasi. Dalam menghadapi persaingan perusahaan berusaha untuk dapat mempengaruhi dan membujuk kosumen agar tertarik untuk memakai produknya. Oleh karena itu perusahan harus memperhatikan bauran pemasaran yaitu unsur produk, harga, distribusi, dan promosi. Promosi adalah salah satu unsur yang penting dalam pemasaran, karena melalui promosi produk kita akan dikenal oleh masyarakat. Promosi yang dapat dilakukan dalam industri farmasi adalah advertising dan personal selling. Advertising dilakukan untuk jenis obat bebas, sedangkan untuk obat ethical dilakukan dengan personal selling. Untuk promosi obat bebas (advertising) lebih mudah dilakukan karena konsumen yang dituju adalah masyarakat umum yang sebagian besar menggunakan obat hanya berdasarkan fungsi obat tersebut. Promosi obat ethical oleh detailer (personal selling) lebih sulit dilakukan, karena ditujukan kepada praktisi kesehatan (dokter, bidan, apoteker, dll.). Praktisi kesehatan mempergunakan obat ethical kepada pasien dengan mempertimbangkan kegunaan, komposisi, efek samping, interaksi obat dengan harga. Sehingga mereka harus memperoleh informasi yang jelas mengenai hal-hal tersebut. Melalui detailer informasi yang dibutuhkan akan segera diperoleh dan detailer sebagai wakil perusahan selain mempromosikan produk juga harus dapat membangun image dari produk tersebut. Melalui kunjungan yang dilakukan oleh detailer perusahaan berusaha membangun kepercayaan dan sikap konsumennya (dokter) terhadap produknya. Peranan detailer ini begitu penting bagi perusahan, karena melalui detailer juga dapat merubah cara pandang serta meyakinkan konsumen terhadap produk perusahaan. Sehingga berpengaruh terhadap keputusan penggunaan atau penulisan resep obat oleh dokter. Dengan demikian perusahaan, dalam hal ini PT. Tunggal Idama Abdi akan merasa perlu untuk mengetahui tanggapan dokter terhadap pelaksanaan promosi obat oleh detailernya. Karena melalui tanggapan tersebut pihak perusahan dapat memperoleh feedback dari pihak konsumen (dokter) terhadap produknya. Dari tanggapan yang diperoleh, dapat dilihat apakah promosi obat selama ini dilakukan telah berhasil atau tidak dalam mempengaruhi keputusan dokter untuk menggunakan produk perusahaan dalam penulisan resepnya. Begitu juga sebaliknya, tanggapan dari dokter juga dapat menjadi masukan perusahaan dalam menjalankan kebijakan untuk para detailernya dalam hal promosi. Apalagi persaingan dalam usaha farmasi sekarang ini semakin ketat sehingga perusahan harus benar-benar dapat melaksanakan promosi yang baik agar dapat meningkatkan penjualan.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Manajemen > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/6349

Actions (login required)

View Item View Item