KAMPANYE BAHAYA ROKOK BAGI REMAJA USIA 15-19 TAHUN

Juhana, Dikdik (2005) KAMPANYE BAHAYA ROKOK BAGI REMAJA USIA 15-19 TAHUN.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Ketertarikan awal orang untuk merokok pada umumnya muncul saat usia remaja antara 15-19 tahun atau sewaktu duduk dibangku SMA yang merupakan perokok tetap (smoking regulary). Penulis membagi target audience menjadi dua target, yaitu remaja balon perokok dan remaja perokok berat. Program kampanye anti rokok buat para remaja akan dilakukan dengan cara membuat berbagai poster, iklan majalah atau tabloid remaja, menmpel peringatan dibungkus rokok, T-Shirt, cangkir, topi, kios serta screen saver HP. Dengan cara ini diharapkan remaja memiliki kemampuan untuk dan kepercayaan diri untuk menolak ajakan merokok. Pada dasarnya rokok merupakan pabrik bahan kimia, bahan dasar rokok terdiri dari tembakau, cengkeh, kertas dan ramuan-ramuan lainnya. Jadi apabila sesorang membakar kemudian menghisapnya maka ia pun menghisap bahan-bahan kimia yang berbahaya. Adapun zat-zat yang berbahaya bagi tubuh adalah tar, nikotin, karbon monoksida yang menyebabkan berbagai penyakit diantaranya kanker paru, penyakit jantung, penyakit paru, serta penyakit lain yang berhubungan dengan kebiasaan merokok. Ada beberapa alasan yang menyebabkan para remaja terpengaruh untuk memulai merokok diantaranya adalah pengaruh orang tua, pengaruh teman, factor kepribadian serta pengaruh iklan. Adapun konsep perancanganya menggunakan ilustrasi dan paduan-paduan gambar yang meliputi elemen-elemen yang dipakai berupa gambar, tulisan, garis dan warna. Konsepnya adalah memberitahukan serta mengajak para remaja untuk berhenti merokok dan menjauhi pengaruh-pengaruh rokok. Adapun yang menjadi target dalam kampanye ini adalah remaja, berkelamin pria, usia antara 15-19 thn. Karena secara psikologis usia remaja adlah usia yang rentan, mengingat emosi mereka yang belum labil. Kampanye dilakukan disekitar kota Bandung dengan adanya kampanye ini diharapkan jumlah perokok dikalangan renaja menurun. Secara teknis proses pengerjaannya disesuaikan dengan media yang digunakan adapun teknik yang digunakan antara lain print separasi, sablon multi color, border, stiker Viny dan software builder. Dikerjakan menggunakan software Corel Draw 11, Flash MX 6 serta Ultra Screen Saver. Sekali lagi penulis tegaskan jangan pernah mencoba untuk merokok karena sekali mencoba sulit untuk melepaskannya, segeralah berhenti merokok karena itu lebih baik untukmu

Item Type: Article
Subjects: D3 Tugas Akhir > Desain Komunikasi Visual > Desain Grafish > 2005
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:41
Last Modified: 16 Nov 2016 07:41
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/6351

Actions (login required)

View Item View Item