PERBANDINGAN ALGORITMA TURBO BM, ALGORITMA QUICK SEARCH DAN ALGORITMA SHIFT-OR

Dwi Purwoko, Petrus (2006) PERBANDINGAN ALGORITMA TURBO BM, ALGORITMA QUICK SEARCH DAN ALGORITMA SHIFT-OR.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Walaupun data telah dapat disimpan dengan berbagai cara, teks tetap menjadi bentuk utama dalam penyimpanan data. String matching merupakan salah satu subyek dalam memproses teks yang digunakan dalam text editor. Text editor merupakan perangkat lunak untuk melakukan pemrosesan pada teks. Salah satu yang dapat dilakukan dengan text editor adalah mencari suatu pattern (biasanya berbentuk perintah find) dan menggantikan pattern yang ada sebelumnya dengan pattern baru yaitu dengan perintah replace. Pattern dan teks merupakan string (kumpulan karakter dengan panjang tertentu). Salah satu algoritma string matching yang terkenal adalah algoritma Boyer-Moore karena dianggap paling efisien dan menarik untuk dikembangkan lebih lanjut. Algoritma Boyer Moore menggunakan metode pencocokan string dari kanan ke kiri dengan men-scan karakter pattern mulai dari karakter paling kanan. Fungsi yang digunakan adalah good suffix shift dan bad-character shift apabila ditemukan ketidakcocokan antara karakter pattern dan karakter teks. Selain algoritma Boyer Moore adalah algoritma Turbo BM, yang merupakan varian algoritma Boyer Moore yang mencoba memperbaiki algoritma tersebut. Algoritma ini mengingat segmen dari teks yang cocok dengan sufiks dari pattern selama pencocokan terakhir (dan hanya jika good sufiks shift dilakukan). Selain algoritma Turbo BM, adalah algoritma Quick Search yang merupakan penyederhanaan dari algoritma Boyer Moore (merupakan varian yang lebih sederhana).Algoritma ini hanya menggunakan tabel bad-character shift. Pencocokan dilakukan dari kiri ke kanan. Selain kedua algoritma diatas yaitu algoritma Shift-Or yang tidak berhubungan dengan algoritma Boyer Moore. Algoritma ini melakukan pencocokan string dari kiri ke kanan, dan terbatas hanya mampu mencocokkan pattern maksimal 32 karakter. Varian-varian inilah yang akan dibandingkan untuk mengetahui kecepatan masing-masing algoritma. Dari hasil perbandingan dapat dipilih, mana yang paling efisien untuk kemudian dapat dikembangkan lebih lanjut.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Informatika > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Informatika (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7324

Actions (login required)

View Item View Item