PENGARUH MODAL KERJA BERSIH (NET WORKING CAPITAL) TERHADAP RASIO LANCAR (CURRENT RATIO) PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) BANDUNG.

Suryati, Weti (2006) PENGARUH MODAL KERJA BERSIH (NET WORKING CAPITAL) TERHADAP RASIO LANCAR (CURRENT RATIO) PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Modal kerja bersih (net working capital) merupakan bagian paling penting dalam kegiatan operasional perusahaan. Modal kerja bersih (net working kapital) merupakan kunci utama dalam menutupi hutang usaha yaitu dalam kemampuan membayar hutang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar atau disebut dengan rasio lancar (current ratio), karena dalam hal menutupi hutang usaha tentunya berkaitan dengan aktiva lancar yang merupakan bagian dari modal kerja bersih (net working capital). Oleh karena itu perusahaan harus mampu mempertahankan jumlah minimum modal kerja bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan modal kerja bersih (net working capital), rasio lancar (current ratio) dan mengetahui seberapa besar pengaruh modal kerja bersih (net working capital) terhadap rasio lancar (current ratio) pada PT. Pos Indonesia (Persero) Bandung periode 1997-2005. Dalam penelitian ini yang dijadikan sampel adalah laporan keuangan periode 1997-2005. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dan kuantitatif, antara lain dengan menggunakan analisis regresi, analisis korelasi Pearson Product Moment, dengan taraf signifikan ( ) yang digunakan adalah 0,05, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Data yang dianalisis dimulai dari tahun 1997-2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan modal kerja bersih (net working capital) menunjukkan kondisi yang relatif turun, dikarenakan menurunnya tingkat penjualan perusahaan. Rasio lancar (current ratio) relatif turun dikarenakan keterbatasan kemampuan perusahaan untuk membayar hutang jangka pendek rendah. Modal kerja bersih (net working capital) berpengaruh terhadap rasio lancar (current ratio), dengan hasil regresi Y = 95,848+0,122X, sedangkan hasil korelasi menyatakan bahwa besarnya r adalah 0,894 dengan t hitung sebesar 5,281, tingkat pengaruh 79,92%, termasuk pengaruh sangat kuat dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Manajemen > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7568

Actions (login required)

View Item View Item