SISTEM INFORMASI PELAYANAN PEMBAYARAN KREDIT PENSIUN PADA BANK RAKYAT INDONESIA CABANG NARIPAN BANDUNG.

Yulianto Aidul Akbar, Widy (2006) SISTEM INFORMASI PELAYANAN PEMBAYARAN KREDIT PENSIUN PADA BANK RAKYAT INDONESIA CABANG NARIPAN BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Kredit merupakan sumber pendapatan utama bisnis perbankan. Lebih dari 80% sumber pendapatan perbankan di Indonesia bersumber dari kegiatan pengelolaan kredit. Bahkan di tingkat PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) sumber pendapatan yang berasal dari kegiatan pengelolaan kredit bisa mencapai lebih dari 90%. Dengan proporsi ini dapat dikatakan bahwa kegiatan perkreditan Bank merupakan bagian pokok yang sangat vital bagi kelangsungan hidup Bank, jangka pendek maupun jangka panjang. Krisis ekonomi yang terjadi di tahun 1997 hingga kini memberi pelajaran yang sangat mahal bagi perbankan, bahwa perkreditan yang sehat merupakan syarat vital bagi Bank untuk dapat terus hidup dan memberikan sumbangan bagi perekonomian secara keseluruhan.Tingginya kredit bermasalah yang diidap dunia perbankan di Indonesia secara langsung menyebabkan krisis ekonomi yang berkepanjangan. Hal ini mengakibatkan biaya yang dipikul masyarakat karena kredit bermasalah ini demikian tinggi. Dalam Pelayanan Pembayaran kredit PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) memberikan pengawasan yang mutlak karena tujuan kredit adalah mencari keuntungan dari pinjaman yang telah diberikan. Penyajian prosedur pelayanan pembayaran kredit di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) banyak menemukan permasalahan yang berkaitan dengan kredit, karena ada prosedur yang sering dikerjakan secara manual, sehingga sistem informasi kurang efektif. Peranan sistem informasi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) cabang Naripan Bandung sub bidang kredit pensiun dapat menunjang kegiatan dalam pengambilan keputusan berdasarkan hambatan yang ada seperti : a. Pencarian data Nasabah dan laporan data nasabah kredit pensiun memerlukan waktu yang lama karena hanya disimpan berupa arsip-arsip semata tanpa berupa database dikomputer, karena masih berbentuk arsip. b. Aplikasi yang ada pada sistem yang berjalan tidak mendukung jika dibuat secara jaringan. c. Penggunaan sistem komputer serta program aplikasi komputer yang digunakan masih terbatas yaitu Microsoft Office Excel 2003. d. Sharing informasi lebih lamban karena belum ada suatu jaringan yang berbasis client-server. Tapi dengan sistem informasi berbasis komputer dapat memberikan peluang pada pemakai untuk memperkecil hambatan tersebut dan memberikan kemudahan untuk memproses serta menghasilkan sistem informasi yang efektif. Hal ini disadari oleh pihak PT. Bank Rakyat Indonesia cabang Naripan Bandung yang pada saat ini sedang menerapkan sistem komputerisasi di dalam pengolahan data khususnya dalam Program Pelayanan pembayaran kredit pensiun. Kresun (Kredit Pensiun) merupakan salah satu bidang kredit yang dilayani BRI Naripan Bandung Unit dalam mata uang rupiah. Kresun (Kredit Pensiun) ialah kredit yang diberikan kepada pensiunan atau jandanya yang menerima uang pensiun secara tetap setiap bulan. Pensiunan ini meliputi Pensiunan PNS, Pensiunan Pekerja BUMN/BUMD/Swasta yang mempunyai Yayasan Dana Pensiun dan Pensiunan TNI/POLRI. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka dilakukan penelitian mengenai sistem informasi yang akan dikembangkan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) cabang Naripan Bandung Sub Bidang Kredit Pensiun yang akan dilakukan secara komputerasi dan akan disusun dalam bentuk tugas akhir atau skripsi dengan judul “SISTEM INFORMASI PROSEDUR PELAYANAN PEMBAYARAN KREDIT PENSIUN PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) CABANG NARIPAN BANDUNG”. 1.2 Identifikasi Masalah Permasalahan yang dihadapi harus menjadi perhatian dan prioritas untuk ditanggulangi sesuai dengan sumber daya atau kemampuan yang ada pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) cabang Naripan Bandung. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka diidentifikasikan hal-hal sebagai berikut : a. Pencarian data Nasabah dan laporan data nasabah kredit pensiun memerlukan waktu yang lama karena hanya disimpan berupa arsip-arsip semata tanpa berupa database dikomputer, karena masih berbentuk arsip. b. Aplikasi yang ada pada sistem yang berjalan tidak mendukung jika dibuat secara jaringan. c. Penggunaan sistem komputer serta program aplikasi komputer yang digunakan masih terbatas yaitu Microsoft Office Excel 2003. d. Sharing informasi lebih lamban karena belum ada suatu jaringan yang berbasis client-server.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Manajemen Informatika > Sistem Informasi > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Sistem Informasi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7673

Actions (login required)

View Item View Item