PENGARUH PENERAPAN METODE PENYUSUTAN AKTIVA TETAP SALDO MENURUN (DECLINING BALANCE METHOD) TERHADAP BESARNYA LABA RUGI PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA BANDUNG

Nurahman Senja, Febriantoro (2006) PENGARUH PENERAPAN METODE PENYUSUTAN AKTIVA TETAP SALDO MENURUN (DECLINING BALANCE METHOD) TERHADAP BESARNYA LABA RUGI PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Dewasa ini perekonomian global telah berkembang disertai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat pula. Laju pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia adalah salah satunya ditentukan oleh pertumbuhan yang sehat dari perusahaan-perusahaan pemerintah maupun swasta. PDAM merupakan salah satu perusahaan pemerintah daerah Kota Bandung yang memiliki aktiva tetap untuk menunjang aktivitasnya. Aktiva ini akan mengalami penyusutan dan perusahaan akan menghitung beban penyusutan tiap periode menggunakan metode penyusutan. Metode penyusutan yang diterapkan PDAM Kota Bandung adalah metode saldo menurun. Beban penyusutan yang diperoleh dari metode saldo menurun ini akan mempengaruhi jumlah total beban, dan akan mengurangi jumlah total pendapatan sehingga dapat diperoleh laba rugi. Maka judul yang diambil dalam penulisan skripsi ini yaitu: “Pengaruh Penerapan Metode Penyusutan Aktiva Tetap Saldo Menurun (Declining Balance Method) Terhadap Besarnya Laba Rugi Pada PDAM Kota Bandung”. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode penyusutan aktiva tetap saldo menurun yang diterapkan pada PDAM Kota Bandung, untuk mengetahui laba rugi yang dihasilkan pada PDAM Kota Bandung, dan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode penyusutan aktiva tetap saldo menurun terhadap besarnya laba rugi pada PDAM Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif dengan pendekatan kuantitatif. Untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara Metode Penyusutan Saldo Menurun yang menghasilkan beban penyusutan (Variabel X) dengan Laba Rugi (Variabel Y), maka digunakan pendekatan koefisien korelasi Pearson. Dari hasil pengujian dapat diketahui bahwa terdapat hubungan antara beban penyusutan yang diperoleh dari metode penyusutan saldo menurun dengan laba rugi. Kategori koefisien korelasi ini termasuk dalam ketegori hubungan yang sangat kuat dan negatif yang artinya apabila beban penyusutan menurun maka akan mengakibatkan kenaikan pada laba. Sedangkan dalam uji hipotesis menggunakan uji t dengan nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel, maka hal ini berarti bahwa beban penyusutan yang diperoleh dari metode penyusutan saldo menurun berpengaruh signifikan terhadap besarnya laba rugi pada PDAM Kota Bandung. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa beban penyusutan PDAM Kota Bandung selalu menurun setiap tahunnya, walaupun terdapat sedikit kenaikan itu disebakan oleh penambahan aktiva tetap. Laba rugi yang dihasilkan PDAM sempat mengalami kenaikan yang pesat, namun setelah itu menurun sedikit demi sedikit dikarenakan jumlah kenaikan biaya lebih besar dibandingkan jumlah kenaikan pendapatan. Saran yang penulis berikan adalah perusahaan perlu terus konsisten dalam menerapkan metode penyusutan dan perusahaan harus dapat mampu menekan biaya-biaya.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Akuntansi > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Akuntansi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7709

Actions (login required)

View Item View Item