PENGARUH SISTEM PEMBERIAN UPAH TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT. EBS. GLOBAL ENGINEERING PRODUCTION SUPPLY BANDUNG.

Danu Widagdo, Bondan (2006) PENGARUH SISTEM PEMBERIAN UPAH TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT. EBS. GLOBAL ENGINEERING PRODUCTION SUPPLY BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan sistem pemberian upah pada PT. EBS. Global Engineering Production Supply Bandung. Yang merupakan suatu organisasai yang bergerak pada bidang produksi dan penawaran mesin-mesin elektronik terhadap motivasi kerja karyawannya. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini, yaitu : Sistem Pemberian Upah sebagai variabel independen (X) dan Motivasi Kerja Karyawan sebagai variabel dependen (Y). Metode penelitian yang digunakan dalam menyusun skripsi ini metode analisis deskriptif verifikatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis yang digunakan adalah analisis korelasi dan koefisien determinasi. Untuk pengujian hipotesis digunakan uji statistik nonparametrik dengan tingkat signifikan sebesar (5 %). Data yang digunakan didapat dari bagian personalia dan keuangan pada PT. EBS, Bandung. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka penulis melakukan penelitian pada PT. EBS, Bandung dengan judul “Pengaruh Sistem Pemberian Upah Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pada PT. EBS. Global Engineering Production Supply Bandung”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pemberian upah dan motivasi kerja karyawan serta pengaruh yang ditimbulkan oleh sistem pemberian upah terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. EBS. Global Engineering Production Supply Bandung. Dari hasil penelitian dapat dilihat sistem pemberian upah pada PT. EBS, Bandung, berdasarkan hasil kuesioner adalah baik yaitu sebesar (54.9 %) dan pelaksanaan motivasi kerja karyawan berdasarkan hasil kuesioner adalah baik yaitu sebesar (53.8 %) Dengan koefisien korelasi sebesar (0.763) menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif yang sangat kuat terhadap kedua variabel tersebut. Koefisien deteminasi sebesar (58.21 %) menunjukkan bahwa besarnya pengaruh sistem pemberian upah terhadap motivasi kerja karyawan sebesar (58.21 %). Sedangkan sisanya yaitu (41.79 %) merupakan pengaruh faktor lain. Dengan mengunakan analisis uji t, diperoleh hasil yang maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, artinya hipotesis dapat diterima. ABSTRACT

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Manajemen > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7716

Actions (login required)

View Item View Item