BUDAYA KERJA DI PERUSAHAAN JEPANG (Berdasarkan studi kasus di PT.AUTOTECH INDONESIA)

Prihantini, Titin (2006) BUDAYA KERJA DI PERUSAHAAN JEPANG (Berdasarkan studi kasus di PT.AUTOTECH INDONESIA).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Perkembangan industri otomotif di Indonesia pada saat ini semakin ketat persaingannya dalam memasuki era globalisasi untuk menciptakan produk-produk industri otomotif yang berkualitas. Walaupun perekonomian negara Indonesia sampai saat ini masih terpuruk, tetapi tetap tidak menghalangi semangat kerja bangsa Indonesia untuk memproduksi produkproduk industri otomotif yang berkualitas tinggi. Dalam perkembangan industri saat ini kita bisa melihat perkembangan industri otomotif di Jepang yang terus menerus menghasilkan produk-produk industri otomotif yang canggih sehingga negara Jepang berada pada urutan pertama dalam memproduksi produk industri otomotif serta teknologi yang canggih dan berkualitas. Hal ini disebabkan karena negara Jepang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi, selain itu Jepang dikenal sebagai negara yang penduduknya sangat giat dalam bekerja dan berdisiplin tinggi. Dalam perkuliahan, setiap mahasiswa pada umumnya harus melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di sebuah perusahaan guna memenuhi mata kuliah KKL. Pengertian KKL adalah melaksanakan perkuliahan atau kerja praktek di lapangan misalkan pada sebuah perusahaan, yang bertujuan untuk mempraktekkan ilmu yang sudah didapat dalam perkuliahan. Dalam Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ini penulis memilih untuk melaksanakan KKL di perusahaan Jepang yang ada di Indonesia. Dengan melaksanakan KKL ini, penulis dapat mengembangkan ilmu yang didapat pada perkuliahan. Serta dapat memperoleh pengalaman dalam dunia kerja. Selain itu alasan penulis mengambil tema “Budaya Kerja di Perusahaan Jepang” karena budaya kerja di Jepang sangat memberi pengaruh dan dapat dijadikan pedoman oleh perusahaan-perusahaan lain di dunia dalam menerapkan budaya kerja. Kedisiplinan tinggi yang dimiliki oleh negara Jepang dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai produktifitas tinggi, serta menerapkan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) yang dalam bahasa Indonesia mengandung arti Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Membuat budaya kerja perusahaan Jepang patut kita contoh dalam meningkatkan kinerja perusahaan.

Item Type: Article
Subjects: Laporan Kerja Praktek > Fakultas Sastra > Sastra Jepang > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Sastra
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Sastra > Sastra Jepang (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7747

Actions (login required)

View Item View Item