PERANAN PEMERIKSAAN OPERASIONAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PEMBERIAN KREDIT PEGAWAI NEGERI SIPIL (ANALISIS PADA BANK JABAR CABANG CIANJUR)

Nurdin Setiadi, Tutus (2006) PERANAN PEMERIKSAAN OPERASIONAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PEMBERIAN KREDIT PEGAWAI NEGERI SIPIL (ANALISIS PADA BANK JABAR CABANG CIANJUR).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Kegiatan lembaga perbankan merupakan pilar utama dari aktivitas perekonomian. Jasa pelayanan yang diberikan pihak bank akan memperlancar arus lalu lintas transaksi keuangan. Kegiatan keuangan dan perdagangan melibatkan jasa perbankan di dalamnya. Salah satu kegiatan bank adalah menyalurkan kredit kepada masyarakat. Kegiatan penyaluran kredit ini merupakan usaha bank yang paling besar keuntungannya, selain itu resiko yang ditimbulkannya juga besar. Untuk itu pelaksanaan pemberian kredit ini haruslah efektif. Salah satu cara untuk menilai efektif tidaknya pelaksanaan kredit adalah dengan cara melakukan pemeriksaan operasional terhadap kegiatan tersebut. Maka penulis mengambil judul “Peranan Pemeriksaan Operasional Dalam Menunjang Efektivitas Pemberian Kredit Pegawai Negeri Sipil”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksananaan pemeriksaan operasional dan pemberian kredit pegawai negeri sipil yang dilakukan oleh Bank Jabar Cabang Cianjur, serta peranan peranan pemeriksaan operasional yang dilakukan oleh Bank Jabar untuk menunjang efektivitas pemberian kredit pegawai negeri sipil. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode ini bertujuan memberikan gambaran mengenai data yang diperoleh dari penelitian dan kemudian dibuktikan dengan pendekatan kuantitatif yaitu melalui pengukuran dengan bantuan alat yaitu kuesioner yang disebarkan kepada 15 responden. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan, menunjukkan bahwa terdapat peranan pemeriksan operasional dalam menunjang efektivitas pemberian kredit pegawai negeri sipil. Besarnya peranan tersebut diperoleh penulis dengan melakukan uji statistik dengan menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment dan dari hasil perhitungan, diperoleh rs sebesar 0,651 maka hubungan ini menurut aturan kriteria Guilford termasuk hubungan yang kuat antara pemeriksaan operasional terhadap efektivitas pemberian kredit dan besarnya pengaruh pemeriksaan operasional dalam menunjang efektivitas pemberian kredit sebesar 42,38%. Ini menunjukkan bahwa pemeriksaan operasional yang baik akan dapat membantu manajemen dalam menilai dan menguji efektivitas pemberian kredit pegawai negeri sipil. Sehingga mampu mengurangi resiko kredit macet yang akan terjadi. Dan sisanya dijelaskan oleh faktor lainnya misalnya kesadaran debitur dalam melaksanakan kontrak kreditnya.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Akuntansi > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Akuntansi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7824

Actions (login required)

View Item View Item