USULAN PENERAPAN KAIZEN COSTING DALAM PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (Studi kasus dilakukan

Yuliawati, Lia (2006) USULAN PENERAPAN KAIZEN COSTING DALAM PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (Studi kasus dilakukan.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Ketatnya persaingan dalam dunia industri mengharuskan perusahaan untuk senantiasa meningkatkan kualitas produk ataupun jasa yang ditawarkan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memenangkan persaingan misalnya dengan menawarkan produk dengan kualitas yang lebih baik dari pesaing atau menawarkan produk dengan harga yang lebih murah dibanding harga produk yang sama. Keunggulan kompetitif bagi sebuah perusahaan yaitu mampu menanggapi keinginan konsumen yang beraneka ragam dan mampu mencapai efisiensi biaya dengan kualitas produk yang baik. Untuk mencapai keunggulan tersebut maka perusahaan harus melakukan penyempurnaan berkesinambungan (Continious Improvement) kepada seluruh sumber daya yang dimiliki, yaitu berusaha memenuhi keinginan konsumen dan memperbaiki kondisi internal perusahaan. CV. Tugu Jaya yang bergerak dalam bidang garmen, menghadapi persaingan yang sangat ketat dengan makin banyaknya industri yang sama sehingga makin beragamnya pilihan bagi konsumen. Konsekuensi inilah yang mengharuskan perusahaan untuk senantiasa meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan dengan melakukan perbaikan yang berkesinambungan terhadap proses produksi, termasuk didalamnya kemampuan untuk meminimalisir biaya produksi.. Dalam studi kasus ini, pengendalian biaya produksi untuk produk celana (F 38) pada CV. Tugu Jaya untuk periode September 2005 – Maret 2006, diusulkan menggunakan kaizen costing dengan metode Activty Based costing. Kaizen costing adalah sistem informasi biaya bagi strategic cost reduction yang merupakan pengembangan dari paradigma penyempurnaan yang berkesinambungan yang berwujud pengelolaan biaya pada tahap produksi sejak produk selesai didesain dan dikembangkan hingga pada saat produk dihentikan produksinya. kaizen costing bertujuan untuk mengurangi biaya standar saat ini dengan cara mengeliminasi aktivitas yang tidak bernilai tambah (non – value – added activities) yang terjadi pada tahap proses produksi pada periode waktu tertentu. Bentuk penerapan kaizen costing adalah membuat perencanaan perbaikan pada lintasan proses produksi produk celana (F 38) dengan analisis aktivitas dan menghitung besarnya usaha kaizen (kaizen cost) dari perbaikan lintasan proses produksi HPP aktual dengan HPP setelah perbaikan lintasan produksi. Hasil dari perhitungan HPP aktual produk celana (F 38) dengan Activity Based Costing adalah Rp. 71.294,20. Hasil perhitungan terhadap lintasan proses produksi produk celana (F 38) adalah waktu produksi 41,614 menit dan Manufacturing cycle efficiency (MCE) 83,8%, setelah melakukan perbaikan lintasan proses produksi produk celana (F 38) dengan analisis aktivitas, khususnya pada departemen cutting dan sewing diperoleh perbaikan terhadap harga pokok produksi dan lintasan proses produksi. Harga pokok produksi produk celana (F 38) setelah perbaikan lintasan proses produksi adalah Rp. 71.088,09. Hasil dari perbaikan pada lintasan proses produksi produk celana (F 38) yaitu waktu produksi 38,856 menit dengan MCE sebesar 87,6%. Berarti selama periode September 2005 – Maret 2006, CV. Tugu Jaya dapat melakukan perbaikan biaya produksi sebesar Rp. 206,11.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7889

Actions (login required)

View Item View Item