PENERAPAN METODE PRESEDEN DIAGRAM METHOD (PDM) UNTUK PEMBANGUNAN PROYEK PERUMAHAN TIPE 153 DI PT. PUTERA PAPAN SERUNI

Erik S, Hilman (2006) PENERAPAN METODE PRESEDEN DIAGRAM METHOD (PDM) UNTUK PEMBANGUNAN PROYEK PERUMAHAN TIPE 153 DI PT. PUTERA PAPAN SERUNI.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

PT. Putera Papan Seruni merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perumahan, perusahaan ini akan mengadakan proyek pembangunan rumah tipe 153. Untuk mengelola proyek tersebut, dibutuhkan Manajemen Proyek yang baik, agar proyek dapat selesai sesuai dengan tujuan yang diharapkan.Untuk melaksanakan pembangunan perumahan, PT. Putera Papan Seruni membutuhkan suatu pengelolaan proyek yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengorganisasian, agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan masalah-masalah yang sering muncul pada pelaksanaan proyek dapat diantisipasi dan diminimasi. Dalam perencanaan proyek mencakup penjabaran pekerjaan proyek, pembagian tugas, pembuatan PBS, pembuatan WBS, diagram balok, diagram network PDM dan kurva S perencanaan biaya. Dalam pelaksanaan proyek, dibuat juga diagram balok aktual, diagram network PDM, biaya per hari, kurva S biaya dan bobot kerja berdasarkan data aktual. Dalam pelaksanaan proyek, dibuat diagram balok, diagram network PDM, biaya per hari, dan kurva S bobot kerja. Selain metode yang digunakan di atas, pengolahan datanya dibantu dengan menggunakan Microsoft Project. Proyek dikerjakan selama 90 hari atau 6 hari lebih cepat dari perencanaan perusahaan, tetapi percepatan pengerjaan ini tidak mengeluarkan biaya yang lebih besar dari total biaya perencanaan yaitu sebesar Rp. 131.275.800,- artinya biaya perencanaan sama dengan biaya pelaksanaan. Proyek dikendalikan dengan teknik konsep nilai hasil, yaitu varians jadwal dan biaya terpadu, indeks kinerja jadwal dan biaya, persentase kenaikan biaya. Dari hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa proyek selesai lebih cepat dari perencanaan, karena waktu yang dibutuhkan lebih pendek daripada perencanaan perusahaan, dalam hal ini perusahaan dan kontraktor sama-sama diuntungkan, perusahaan dapat menjual rumah lebih cepat, dan kontraktor mendapat laba dari pengurangan kerja yang telah ditentukan dari perencanaan perusahaan.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7894

Actions (login required)

View Item View Item