PEMBANGUNAN SPORT CENTER TAHAP 2 DENGAN MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) DI PERUMAHAN SINGGASANA PRADANA BANDUNG

Ratmawan, Tofik (2006) PEMBANGUNAN SPORT CENTER TAHAP 2 DENGAN MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) DI PERUMAHAN SINGGASANA PRADANA BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

PT. Dwisaha Pradana bergerak di bidang Contracting dan Depelover. Selama ini perusahaan tersebut menggunakan manajemen proyek yang sederhana, sedangkan kebutuhan proyek semakin besar dan komplek, sehingga manajemen proyek yang ada tidak bisa mengatasi masalah proyek yang sedang dilaksanakan. Untuk itu perubahan manajemen proyek sangat diperlukan. Adapun proses manajemen yang perlu mengalami perubahan diantaranya adalah perencanaan, pengorganisasian, penjadwalan dan pengendalian proyek, hal ini bertujuan agar proyek yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Penelitian dilakukan terhadap pembangunan sport center tahap 2 yaitu melakukan perencanaan, pengorganisasian, penjadwalan dan pengendalian proyek dengan menggunakan metode konsep nilai hasil. Untuk perencanaan proyek mencakup pembuatan diagram balok, diagram network CPM, kurva S perencanaan biaya, kurva S bobot perencanaan. Pengorganisasian mencakup pembuatan PBS dan WBS proyek. Pelaksanaan proyek mencakup pembuatan diagram network CPM, biaya perhari, kurva S biaya dan kurva S bobot Aktual. Proyek dikerjakan selama 145 hari atau 5 hari lebih cepat dari perencanaan perusahaan, dan mengeluarkan biaya yang sama dari total biaya perencanaan yaitu sebesar Rp.758467200.00. Pengendalian proyek dilakukan dengan menggunakan metode konsep nilai hasil, yaitu varians biaya, varians jadwal, indeks kinerja jadwal dan biaya, persentase kenaikan biaya. Dari hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa proyek selesai lebih cepat dari perencanaan, karena waktu yang dibutuhkan lebih pendek dari pada perencanaan perusahaan, dalam hal ini perusahaan dan kontraktor sama-sama diuntungkan, perusahaan dapat memenuhi kebutuhan konsumen lebih cepat, dan kontraktor mendapat laba dari pengurangan hari kerja yang telah ditentukan dari perencanaan perusahaan. Dengan adanya manajemen yang baik maka sasaran proyek dapat tercapai yaitu waktu yang cepat dan biaya seminimal mungkin dan kualitas sebaik mungkin.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7910

Actions (login required)

View Item View Item